Suara.com - Kebakaran pasar Kliwon Solo telah mengejutkan seluruh warga Surakarta. Petugas kebakaran segera datang dan berusaha menguasai api, tetapi api sudah terlanjut merembet ke rumah-rumah warga yang dibangun dekat dengan pasar. Setidaknya ada 12 rumah warga yang kena.
10 Mobil Dinas Pemadam Kebakaran dikerahkan untuk mengatasi kebakaran Pasar Kliwon Solo. Dua Water Cannon Polresta Solo dan Brimob Polda Jateng juga ikut terjun untuk memadamkan titik api di lingkungan padat penduduk itu.
Pemadaman api tidak mudah dilakukan karena ada banyak benda yang mudah terbakar di sana. Selain itu, angin kencang semakin mempermudah api menjalar ke sekitar.
Penyebab dan kronologi kebakaran Pasar Kliwon Solo
Setelah api dipadamkan pihak berwenang melakukan penyelidikan dan hasil dari penyelidikan ini mengungkap bahwa kebakaran Pasar Kliwon dipicu dari gudang milik salah seorang warga yang mengalami kebakaran. Diduga kebakaran di gudang milik warga tersebut terjadi karena korsleting. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap kasus kebakaran ini.
Pemilik gudang tidak ada di tempat saat kebakaran terjadi. Gudang itu merupakan gudang rongsokan yang memiliki beragam barang bekas, seperti barang-barang yang terbuat dari kayu, plastik besi, potongan sisa bahan bangunan, dan masih banyak lagi yang lain tercampur di dalamnya.
Berdasarkan saksi di lokasi, asap muncul dari dalam gudang setelah pekerja terakhir pulang dan mengunci pintu. Pekerja itu pun segera kembali setelah mendapatkan laporan. Saat ia kembali, area dalam gudang sudah terbakar.
Pekerja itu pun berusaha memadamkan api, tetapi api justru kian membesar. Hingga akhirnya kejadian kebakaran tersebut dilaporkan ke Polsek Pasar Kliwon. Petugas Kepolisian mendatangi polisi dan bersamaan dengan itu juga menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Dampak kebakaran Pasar Kliwon Solo
Dampaknya ada 12 rumah warga yang ikut tersambar api. Akibatnya warga terpaksa mengungsi akibat kebakaran tersebut. Mereka saat itu berada di Kantor Kelurahan Pasar Kliwon dan SD Muhammadiyah 23. Tidak ada korban jiwa sampai saat ini.