Artinya, "Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah tetap pahala insya Allah."
Keutamaan dan Dalil Doa Dzhaba
Membaca doa buka puasa Dzhaba ini memiliki keutamaan yaitu doa yang dipanjatkan tidak akan ditolak oleh Allah SWT sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dalam hadis berikut ini.
Dari Abdullah bin Amr bin al-Ash, Rasulullah SAW bersabda: "Bagi orang yang berpuasa ketika sedang berbuka ada doa yang tak akan tertolak."
Niat Puasa Dzahaba
Bacaan niat puasa Dzhaba ini bisa niat puasa yang diwajibkan atau disunnahkan dalam Islam, misalnya niat puasa Ramadhan. Adapun niat puasa Ramadhan yakni sebagai berikut.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadhani hadzihis sanati lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah ta'ala."
Baca Juga: Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Oktober 2023, Ini Bacaan Niat dan Keutamaanya
Demikian ulasan mengenai bacaan niat dan doa buka puasa Dzhaba lengkap dengan keutamaan dalilnya yang perlu diketahui umat Muslim. Semoga informasi ini bermanfaat!