Suara.com - Kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Wongso kembali jadi perhatian usai Netflix merilis Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso. Sebagian warganet kini beralih sorotan tak lagi hanya pada Jessica Wongso yang didakwa membunuh Mirna Salihin dengan kopi sianida.
Sosok Edi Darmawan Salihin Salihin yang merupakan ayah dari mendiang Mirna Salihin juga kini menjadi sorotan warganet. Setiap gerak-gerik dan ucapan Edi Darmawan Salihin di dokumenter itu kini seolah menjadi teori konspirasi baru bagi warganet.
Salah satu bagian yang juga menjadi sorotan ialah saat Edi Darmawan Salihin membawa pistol saat melakukan sesi wawancara. Gambar itu menjadi salah satu pembuka dari dokumenter berdurasi kurang lebih 80 menit.
Mulanya Edi Darmawan Salihin masuk ke sebuah ruangan tempat ia akan diwawancara. Ia kemudian duduk di sebuah kursi yang telah dipersiapkan dan menghadap ke kamera.
Produser dari dokumenter itu awalnya meminta Edi Darmawan menceritakan suasana saat ia berada di ruang bersidangan. Tapi Edi Darmawan menolak memulai cerita dari bagian tersebut.
"Tidak, saya harus mulai dari pertama saya merasa Jessica pembunuhnya," ujar Edi.
Lalu produser dokumenter itu kembali meminta Edi untuk menceritakan tentang dirinya. Sebelum Edi Darmawan memulai ceritanya. sang produser kembali melontarkan pertanyaan.
"Anda tidak membawa pistol,kan?"
"Bawa, kenapa?" kata Edi.

Lalu sang produser memintanya untuk menjauhkan pistol itu pada sesi wawancara.