Kisah Ida Susanti bermula pada Juni 2000 silam ketika usianya masih 35 tahun. Ketika itu dia dikenalkan oleh seorang teman kepada Nardinata, yang disebut sebagai pria pintar lulusan luar negeri. Ida pun tertarik dan mulai berkomunikasi intens melalui SMS dan telepon dengan Nardinata.
Singkat cerita keduanya memutuskan untuk menikah melalui prosesi tukar cincin pada 28 Juli 2000. Keluarga besar Ida hadir, sementara pihak Nardinata hanya tiga orang kakaknya yang datang.
Nardinata dan Ida lalu pergi bulan madu ke Bangkok, Thailand pada 31 Juli 2000. Saat bulan madu, tiba-tiba Nardinata mengaku bahwa dia adalah seorang perempuan dengan nama asli Nera Maria Suhaimi Joseph.
Alami Kekerasan
Dari situ terjadi pertengkaran antara Ida dengan Nardinata. Ida merasa kecewa, tapi Nardinata justru melakukan kekerasan hingga mengancam akan membunuhnya.
Karena terus ditekan, Ida akhirnya mencoba bertahan menjadi istri dari seorang wanita. Di sisi lain, Nardinata mengaku akan memberikan kehidupan yang layak untuk Ida.
Tiga bulan setelah bulan madu, Nardinata membelikan Ida rumah di bilangan Pakuwon City Surabaya. Beberapa bulan kemudian, Ida membuka toko spare part mobil mewah dengan modal dari Nardinata.
Namun hanya berjalan beberapa bulan, Ida tiba-tiba dilabrak oleh seorang perempuan inisial EM yang mengambil paksa pakaian milik Nardinata serta merebut sebuah mobil. Belakangan diketahui, EM adalah teman dekat dari Nardinata. Sejak saat itu, Ida sering bertengkar, bahkan Nardinata melakukan kekerasan kepadanya.
Ida mengaku pernah diancam agar tak melaporkan kekerasan yang dia alami ke polisi. Nardinata sesumbar bahwa dia adalah orang yang kebal hukum karena berasal dari keluarga konglomerat.
Baca Juga: Kasusnya Tak Ada Kejelasan, Ida Susanti Menangis Meminta Tolong Presiden Jokowi
Kekerasan itu terus Ida alami dari Nardinata. Bukan hanya fisik, tapi juga kekerasan seksual. Hingga pada akhirnya karena sudah tak sanggup lagi, Ida melaporkan suaminya ke Polda Jatim pada 2002 dengan dugaan penipuan, pemalsuan identitas dan penganiayaan.