4. Periksa diri sendiri
Pastikan luangkan waktu untuk bertanya pada diri sendiri bagaimana perasaan yang dirasakan. Mengalami berbagai macam emosi setelah berhubungan seks tanpa kondom adalah hal yang wajar, baik itu kekhawatiran, kemarahan, atau kesedihan. Cobalah untuk berbicara dengan teman atau keluarga tentang situasi tersebut dengan harapan bisa mendapat dukungan.
Jika merasa tidak nyaman berbicara dengan siapa pun, pertimbangkan untuk menghubungi psikolog seksual untuk mendapatkan bantuan.
5. Rencanakan langkah selanjutnya
Setelah merasa lebih nyaman, ada baiknya memikirkan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Jika membutuhkan kontrasepsi darurat (EC), bisa tanyakan ke apoten terdekat. Beberapa bentuk EC tersedia tanpa resep dan tidak memerlukan resep dokter. Jika khawatir telah terpapar infeksi menular seksual (IMS) atau HIV, buat janji temu dengan dokter atau klinik kesehatan seksual.
Rasa khawatir terhadap penyakit itu perlu karena IMS bisa langsung menular hanya dengan melakukan seks oral atau penetrasi satu kali.