3. Gangguan Kejiwaan
Lelaki yang juga dermatologist itu menambahkan, jika selingkuh hanya satu kali maka mungkin masih bisa disebut khilaf. Tapi kondisi ini harus dilihat dari niat pelaku selingkuh itu lebih dulu.

"Tapi kalau dia selingkuh berkali-kali, dengan sejumlah orang, kemungkinan itu ada gangguan kejiwaan. Misalnya kepribadian yang memang dia narsistik dan sebagainya," kata dr. Haikal.
4. Komunikasi yang Buruk
Komunikasi adalah kunci semua permasalah, anggapan ini benar dan bukan isapan jempol belaka karena saat pasangan saling membicarakan masalah dengan kepala dingin, maka bisa mencegah perselingkuhan.
"Komunikasi ini termasuk komunikasi dalam hal seksualitas. Cobalah untuk mengeksplorasi seksualitas masing-masing. Saling mencoba posisi baru , suasana baru dan sebagainya," ungkapnya.
5. Penampilan Tidak Dijaga
dr. Haekal menyayangkan banyak suami istri setelah menikah dan memiliki beberapa anak tidak lagi peduli pada penampilan. Seperti suami atau istri tambah gemuk, kulit kusam, dan memiliki bau badan yang tidak diatasi.
"Padahal penampilan ini merupakan bagian dari daya tarik seksual, yang juga bisa meningkatkan libido seseorang ketika melihatnya," tutup dr. Haekal.
Baca Juga: Tips Seks Paling Manjur! 5 Gaya Bercinta yang Menyerang G Spot Wanita, Bisa Bikin Kelojotan