Suara.com - Sebagai pemilik anabul, Anda tentu sudah tak asing lagi dengan rasa tak nyaman saat bulu-bulu hewan peliharaan kesayangan beterbangan di udara. Ditambah lagi, masih ada dander alias ketombe hewan peliharaan yang ukurannya sangat beragam, termasuk yang seukuran mikroskopis.
Ketika tidak diperhatikan dengan baik, bulu hewan maupun dander dapat mempengaruhi kualitas udara dalam ruangan yang tentunya akan berdampak pada kesehatan Anda dan keluarga.
Salah satunya adalah bisa menyebabkan reaksi alergi, karena bulu hewan dan dander juga bisa menempel pada pakaian hingga makanan.
Untungnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan dengan hewan peliharaan agar bulu hewan dan dander bisa diminimalisir. Simak tipsnya di bawah ini ya.

1. Teratur Menyikat dan Menyisir Bulu
Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah menyikat dan menyisir bulu hewan peliharaan kesayangan secara teratur. Dengan begitu, kulit-kulit mati yang menempel pada tubuh hewan peliharaan dan kemudian menjadi dander bisa rontok.
Dan agar dander serta bulu hewan tidak beterbangan bebas di dalam ruangan, lakukan hal ini di luar ruangan saja, ya. Kemudian, pastikan Anda juga mengenakan masker agar tidak ada bulu hewan dan dander yang terhirup.
2. Atur Jadwal Mandi Rutin untuk Hewan Peliharaan
Anda mungkin berpikiran bahwa makin sering Anda memandikan hewan peliharaan, makin baik. Tapi anggapan tersebut justru keliru. Pasalnya, makin sering hewan peliharaan mandi, makin cepat kering kulitnya sehingga juga mempercepat terbentuknya dander.
Baca Juga: Inara Rusli Sentil Netizen yang Melarangnya Lakukan Lash Lift: Coba Cari Tahu Dulu Deh
Hanya saja, bukan berarti hewan peliharaan Anda tidak perlu mandi, lho. Anda tetap perlu memandikannya, namun lakukan secara rutin sesuai dengan jadwal yang sudah Anda buat. Dengan begitu, hewan peliharaan Anda akan selalu bersih dan tidak cepat bau.