Garis besarnya yakni perselisihan dua perempuan dari dua desa yang saling berseteru yakni Ondol dan Ciwel, yang masa kini kedua nama itu diabadikan namanya dalam makanan tradisional yang terbuat dari pohon ketela.
"Dalam dongeng ini juga terselipkan edukasi edukasi tentang makanan tradisional lengkap dengan filosofinya," imbuh Gita.
Selain itu nuansa Purbalingga sangat terasa di pementasan, karena menggunakan bahasa Jawa ngapak, alus dan ngoko.
Tapi jika tertarik mengunjungi Desa Kartun Pertama Indonesia ini, jadi ide yang menarik karena dibuka untuk umum Pameran Lukisan bertajuk Dongeng Nusantara, selama 11 hingga Maret 2023 mendatang.
Lukisan yang dipamerkan meliputi cerita tentang Dewi Tantri dan dongengnya, Keong Mas, Timun Mas, Dongeng Persahabatan Sapi dan Sang Raja Hutan, Dongeng Sasakala Gunung Kendang, Dongeng Purbasari dan Purbararang.