Macam-Macam Puasa Wajib dalam Agama Islam

M Nurhadi Suara.Com
Selasa, 21 Februari 2023 | 07:00 WIB
Macam-Macam Puasa Wajib dalam Agama Islam
Ilustrasi puasa (Unsplash)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Suara.com - Puasa merupakan ibadah dalam umat Islam dengan cara tidak makan minum dan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam atau waktu Maghrib. 

Mungkin masih ada yang belum mengetahui bahwa  puasa wajib dalam Islam ada bermacam-macam. Lantas, apa saja macam-macam puasa wajib dalam islam? Berikut ini ulasannya yang dilansir dari berbagai sumber.

1. Puasa Ramadhan

Puasa ramadhan merupaka  ibadah puasa wajib yang dilaksanakan 1 bulan penuh pada bulan Ramadhan. Setiap Muslim wajib melaksanakan puasa Ramadhan sebagaimana dalam surat Al Baqarah ayat 184 yang bunyi ayatnya sebagai berikut:

Artinya: "(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS. Al Baqarah: 184)

2. Puasa Kifarat

Puasa Kifarat atau puasa Kafarat juga salah satu puasa yang wajib dilakukan umat Muslim. Adapun puasa Kifarat ini disebut juga sebagai puasa untuk mengganti, membayar, atau memperbaiki bagi seorang Muslim yang telah bertaubat dan perberbuatan maksiat.

Perintah puasa kafarat ini tertulis dalam Alquran surat Al Mujadalah ayat 3-4 yang bunyinya sebagai berikut:

"Dan mereka yang menzihar istrinya, kemudian menarik kembali apa yang telah mereka ucapkan, maka (mereka diwajibkan) memerdekakan seorang budak sebelum kedua suami istri itu bercampur. Demikianlah yang diajarkan kepadamu, dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan. Maka barangsiapa tidak dapat (memerdekakan hamba sahaya), maka (dia wajib) berpuasa dua bulan berturut-turut sebelum keduanya bercampur. Tetapi barangsiapa tidak mampu, maka (wajib) memberi makan enam puluh orang miskin. Demikianlah agar kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Itulah hukum-hukum Allah, dan bagi orang-orang yang mengingkarinya akan mendapat azab yang sangat pedih." (QS. Al Mujadalah: 3-4)

Baca Juga: Tips Aman Berpuasa Buat para Ibu Menyusui

3. Puasa Qadha Ramadhan

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI