Akun Sekretariat Negara Dicela Warganet, Kampanye Cegah Stunting Tapi Fotonya Steak dan Salad: Masakan Tidak Merakyat!

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Kamis, 26 Januari 2023 | 15:12 WIB
Akun Sekretariat Negara Dicela Warganet, Kampanye Cegah Stunting Tapi Fotonya Steak dan Salad: Masakan Tidak Merakyat!
Utas kampanye cegah stunting Sekretariat Negara dicela warganet. (Dok. Twitter/Tangkapan Layar)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Akun Twitter Sekretariat Negara @KemensetnegRI jadi sorotan warganet, setelah mengunggah foto steak dan salad dalam kampanye mencegah stunting di Indonesia.

Dalam cuitannya, Sekretariat Negara memberikan penjelasan tentang pentingnya konsumsi protein hewani untuk mencegah stunting. Tulisan "Yuk Konsumsi Protein Hewani untuk Cegah Stunting" memuat foto ilustrasi daging steak lengkap dengan sausnya.

Utas berlanjut dengan pembahasan apa itu protein, risiko stunting akibat kekurangan protein hewani, hingga program mengatasi stunting yang sudah dilakukan pemerintah. Tidak lupa juga informasi makanan sumber protein hewani tinggi pun disebutkan, yakni daging merah, ikan, telur, susu, keju, dan yoghurt.

Di bagian akhir, terdapat pesan yang mengajak masyarakat untuk lebih banyak makan protein hewani untuk mencegah stunting. Dalam foto terdapat ilustrasi sumber protein hewani seperti udang, daging sapi, dan lobster. Sementara itu ada juga foto buah dan sayur seperti tomat, jagung, dan selada.

"Ternyata penting banget ya mengonsumsi protein hewani. Yuk bersama kita cegah dan ikut mendukung program mengatasi stunting dengan cara lengkapi piring makan kita dengan protein hewani," tulisnya dikutip Suara.com, Kamis (26/1/2023).

Utas kampanye cegah stunting Sekretariat Negara dicela warganet. (Dok. Twitter/Tangkapan Layar)
Utas kampanye cegah stunting Sekretariat Negara dicela warganet. (Dok. Twitter/Tangkapan Layar)

Namun rupanya, tidak sedikit warganet yang mencela unggahan Sekretariat Negara ini. Sebagian besar menyebut foto ilustrasi yang digunakan tidak sesuai dengan kondisi masyarakat di Indonesia yang jarang makan steak dan salad.

"Om saran nih, coba deh fotonya masakan yang merakyat.. Yang jamak gitu di masyarakat kita. Misal rawon, empal, sate, soto ayam, sop.. Jadi msg bisa lebih kena gitu," tulis seorang warganet.

"Protein ala Indonesia ; teri, kikil, oncom. Ya masa wagyu. Min, maneh teh cageur ??" timpal yang lain.

"Salah satu hal yg perlu diperhatikan saat mpasi adalah menggunakan pangan lokal yg tersedia min. Jadi ilustrasinya makanan lokal saja. Biar relate sama kampanye cegah stuntingnya," kata yang lain.

Baca Juga: Dear Pak Jokowi, Isu Stunting Bukan Cuma soal Infrastruktur Kesehatan Tapi Juga Mahalnya Harga Makanan Bergizi

"Duuuh.. rakyat mana yg bisa makan steak Pak? Ini mah masakan tidak merakyat," kata warganet.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI