Cak Nun Sebut Jokowi Seperti Firaun Bikin Publik Pecah Suara, Ada Enggak Sih Firaun yang Baik?

Kamis, 19 Januari 2023 | 09:04 WIB
Cak Nun Sebut Jokowi Seperti Firaun Bikin Publik Pecah Suara, Ada Enggak Sih Firaun yang Baik?
Kolasi Jokowi dan Cak Nun. [Instagram/jokowi dan Youtube/caknun.com]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Ucapan budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun yang menyebut Presiden Jokowi seperti Firaun ramai jadi perbincangan.

Dalam video ceramah yang tersebar di media sosial, Cak Nun juga menyebut Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sebagai Haman.

"Karena Indonesia dikuasai oleh Firaun yang namanya Jokowi. Karun yang namanya Antoni Salim dan 10 naga, nggak sembilan, 10 saya kira ya, dan haman yang namanya Luhut," ujar Cak Nun dalam potongan video yang beredar.

Patung Firaun Khufu. [Wikipedia]
Patung Firaun Khufu. [Wikipedia]

Perkataan tersebut bahkan sampai ke telinga putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka. Walikota Solo itu rupanya menanggapi ucapan Cak Nun dengan santai. 

Gibran mengaku tidak tersinggung, bahkan keluarga juga tidak tersinggung dengan ucapan tersebut.

"Aku santai, nggak tersinggung, keluarga juga nggak tersinggung. Santai wae," terang Gibran saat ditemui, Rabu (18/1/2023).

Gibran menjelaskan, Cak Nun sudah mengucapkan permohonan maaf. Gibran bahkan sudah memaafkan. 

Dalam sejarah, Firaun diceritakan sebagai gelar terhadap raja Mesir yang dzalim dan pernah memimpin dari Dinasti Pertama (3150 SM) hingga diambil alih Kekaisaran Romawi pada 30 SM.

Menurut seorang arkeolog Ali Akbar, Firaun yang tenggelam di Laut Merah pada zaman Nabi Musa AS memiliki nama asli Ramses II. Sebab, ia membangun Kuil Abu Simbel di Aswan, yang di dalamnya terjadi kerja paksa bagi kaum Bani Israil. Berdasarkan penelitian, ia merupakan sosok yang membesarkan Nabi Musa.

Baca Juga: Usai Viral Sebut Jokowi Firaun, Cak Nun Unggah Video Minta Maaf, Sebut Kesambet

Sementara menurut peneliti lainnya, Firaun yang tenggelam di Laut Merah sebenarnya Merneptah, anak Ramses II. Pasalnya, ada prasasti yang belakangan disebut Merneptah Stela tahun 1208 SM. Pada prasasti itu tertulis awal pemerintahannya yakni menguasai Asia Barat dan Bani Israil.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI