Resto Karen's Dinner Jakarta Trending di Twitter, Pelayan Body Shaming Sampai Masukin Tangan ke Minuman Jadi Sorotan

Dinda Rachmawati Suara.Com
Sabtu, 17 Desember 2022 | 07:10 WIB
Resto Karen's Dinner Jakarta Trending di Twitter, Pelayan Body Shaming Sampai Masukin Tangan ke Minuman Jadi Sorotan
Restoran Karen's Dinner miliki rencana buka cabang di Indonesia (Twitter/@karensdiner)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Karen's Dinner mendadak trending di Twitter. Restoran yang populer karena para pelayannya yang jutek dan kerap memaki pengunjung yang datang ini memang baru saja buka di Jakarta.

Belakangan, pengalaman pengunjung yang makan di restoran yang konsepnya berasal dari negara Australia ini ternyata tak mendapatkan sambutan positif dari warganet. Pasalnya, para pelayan Karen's Dinner dinilai keterlaluan, karena melakukan body shaming hingga memperlakukan makanan dengan tidak higienis. 

Hal tersebut terlihat dari video, di mana pelayan Karen's Dinner memaki pengunjung dengan kata-kata, "muka lu tuh kayak pantat panci!." Lainnya memperlihatkan pelayan Karen's Dinner memasukkan tangan ke minuman pelanggan.

Ini lantas menjadi perhatian bagi banyak warganet. Salah satunya pengguna TikTok @bella.sungkawa yang mengungkap jika pelayanan di restoran yang mengusung konsep 'Good Food Terrible Service' terasa 'cringe'.

"Kok cringe banget nyet agak disturbing to watch bahkan. Mereka ngerti nggak sih arti Karen itu apa? Yes Karen is demanding and rude tapi mannerismnya ga kayak gitu," ungkap lelaki tersebut seperti yang Suara.com kutip pada Jumat (16/12/2022).

Warganet tersebut bahkan menyamakan apa yang dilakukan pelayan Karen's Dinner mirip seperti senior sedang mengospek juniornya. Meski lancang dan kasar, body shaming tetap saja tak pantas. 

"Lo di sini masih jualan makanan lho, ya masa lo masukkin tangan lo ke minuman orang. Terus lo numpahin ngubek ngubek makanan orang," ungkapnya lagi. 

Di Twitter, akun @goodghan juga menyampaikan hal yang sama. Menurutnya buat orang Indonesia yang kesehariannya mengedepankan sopan santun, Karen's Dinner mungkin akan sulit diterima. 

"Orang dateng ke sini pasti bukan untuk makanannya, tapi untuk experiencenya, dan itu tricky banget. Kalau sampe yang ditawarkan jadi lebih banyak gimmick marah2nya ketimbang fun-nya, orang gak akan peduli makanannya seenak apa," pungkasnya.

Baca Juga: Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar Rilis Lagu Mewakili Perasaan Semua Ibu di Dunia, Ini Pesan Liriknya

"Yang disini keliatan maksa bgt, ga keliatan natural, dan cuma fokus ke marah². Yup, setuju emang butuh riset lebih dalam lagi walaupun cuma sekedar meniru. mungkin mereka bisa belajar dari squidward," ujar @whoixxxxxx.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI