Tes ini dilakukan satu kali seumur hidup, dan tes rutin mulai usia 15 hingga 65 tahun. Skrining HIV disarankan setahun sekali jika berisiko tinggi, untuk yang lakukan narkotika suntik, merencanakan atau sedang hamil, dan pernah seks paksaan.
Tes dilakukan dengan uji darah atau tes usap di jaringan genital atau alat kelamin.
3. Pap Smear Test dan Tes HPV
kedua tes ini digunakan untuk mendeteksi penyakit karena human papillomavirus atau HPV penyebab kutil kelamin hingga kanker rahim. Pada lelaki tes ini hanya perlu pemeriksaan visual atau biopsi alat kelamin yang terbentuk kutil.
Sedangkan pada perempuan, tes pap smear diperlukan untuk mendeteksi sel abnormal berisiko kanker di rahim, dilakukan setiap 3 tahun sekali, mulai suai 21 hingga 65 tahun.
Untuk tes HPV dilakukan setelah pap smear. dilakukan setiap 5 tahun sekali, umumnya dilakukan hanya jika hasil tes pap smear positif.