
Ruangan yang mungil lebih baik dicat dengan warna-warna yang terang. Salah satunya adalah dengan mengaplikasikan warna-warna netral dan monokrom seperti ini. Mengusung tema putih dan abu-abu, nuansa minimalis langsung terasa kental dan membuat kamar tidur terasa lebih luas dan terang.
Dinding di belakang kasur menggunakan aksen abu-abu. Sementara penataan ruangnya sederhana dan fungsional. Tempat tidur di sebelah kanan, meja kerja di sebelah kiri, dan lemari baju di tengah untuk memisahkan area tidur dan area kerja dengan lebih kentara.
4. Manfaatkan Jendela Besar dan Pencahayaan Alami

Kamar tidur mungil akan memiliki keuntungan tersendiri dengan jendela yang besar. Cahaya matahari yang masuk dan berpadu dengan warna cat dinding serta furnitur yang netral dan terang akan membuat kamar tidur mungil terasa lebih luas karena pencahayaan alami ini.
Hadirnya jendela juga bisa dimanfaatkan untuk menaruh furnitur secara strategis. Misalnya pada kamar tidur ini, yang mana meja kerja dipasang menghadap jendela agar penghuni kamar bisa melihat pemandangan seraya bekerja. Penataan ruang pun efektif dan simpel khas kamar tidur mungil.
5. Memaksimalkan Kapasitas Ruang Penyimpanan dengan Furnitur Multifungsi

Kamar tidur mungil yang nyaman dan terasa luas adalah kamar mungil yang rapi dan bersih. Caranya adalah dengan menambah dan memaksimalkan ruang penyimpanan agar barang-barang pribadi yang disimpan di kamar tidur tidak berantakan dan berceceran.
Terlihat bagaimana penghuni kamar ini memasang banyak furnitur penyimpanan. Mulai dari kabinet dinding, lemari pakaian besar, hingga meja rias multifungsi dengan laci penyimpanan tersembunyi. Kamar tidur dibuat netral dengan kombinasi warna putih dan krem yang cantik dan bersahaja.
Walaupun dengan ukuran terbatas, Anda masih bisa menikmati desain interior serta suasana kamar tidur mungil yang nyaman dan menyenangkan untuk istirahat atau waktu santai sendirian dan bersama keluarga.
Baca Juga: Sebelum Beli Rumah Tusuk Sate, Ketahui Dulu Plus Minusnya Berikut Ini!
Artikel Terkait: