Suara.com - Wisatawan yang ingin menjajal kuliner legendaris sekaligus belajar sejarah perlu memasukkan 4 destinasi ini di bucket list mereka. Apa saja?
Berkunjung ke luar daerah, tak lengkap bila tidak mencoba kuliner legendarisnya. Indonesia memang kaya akan berbagai macam makanan yang menggugah selera. Mulai dari makanan rempah, kue tradisional, hingga kopi khas daerah.
Oleh karena itu, mengunjungi beberapa daerah di Indonesia untuk melakukan wisata kuliner secara langsung merupakan aktivitas yang patut dicoba. Tidak hanya untuk memuaskan rasa penasaran dengan cita rasa kuliner tersebut, tetapi juga dapat menikmati sensasi unik ketika menyantapnya langsung di daerah asalnya.
Meski tempat makan kekinian terus menjamur, tidak dapat dipungkiri masih ada beberapa tempat kuliner legendaris yang masih tangguh berdiri hingga kini. Selain dikenal karena usia yang cukup tua, tempat-tempat kuliner legendaris itu juga menyimpan banyak sejarah di dalamnya.
Baca Juga: 6 Destinasi Wisata Kota Bandung
Bila kamu ingin merasakan sensasi wisata kuliner sambil tapak tilas sejarah, empat temlat makan ini bisa jadi rekomendasi terbaik.
1. Kong Djie Coffee, Belitung
Pulau Belitung yang terletak di lepas pantai timur Sumatra itu dipadati banyak destinasi kuliner menarik. Khusus pecinta kopi, Kong Djie Coffee patut ada di bucket list ketika hendak mengunjungi Kepulauan Bangka Belitung.
Sejak didirikan pada 1943, Kong Djie Coffee telah mewariskan budaya minum kopi ala warga Belitung yang sudah ada sejak abad ke-19. Pada masa itu kopi jadi penyatu masyarakat Belitung dari berbagai latar belakang, usia, agama, juga suku.
Untuk mencicipi secangkir kopi hitam khas Kong Djie dan menjelajahi pesona Belitung lainnya, kamu bisa menginap di Urbanview Hotel Belitung Lodge Resto atau Club House yang tak jauh dari lokasi.
Baca Juga: Teras Surken Jadi Lokasi Wisata Kuliner Baru di Kota Bogor
2. Rumah Tjilik Riwut Gallery & Resto, Palangkaraya
Salah satu Pahlawan Nasional Indonesia, Tjilik Riwut menyisakan banyak kenangan yang mendalam bagi masyarakat Kalimantan Tengah, termasuk Palangkaraya.
Untuk mengenang jasanya, Rumah Tjilik Riwut yang sempat menjadi rumah dinas Tjilik pada 1959, saat menjabat menjadi Gubernur Pertama Kalimantan Tengah, kini dialihfungsikan menjadi restoran yang menyajikan menu-menu khas suku Dayak, seperti Juhu Umbut Rotan, Tanak Baung, Seluang Goreng, hingga Kandas Sarai.
Agar tak terlalu jauh dari Rumah Tjilik Riwut Gallery & Resto bisa menginap di Sans Hotel Obelix Syariah Palangkaraya atau Urbanview Hotel Bundaran Besar Palangkaraya yang memiliki akses mudah dan dekat dengan pusat wisata lainnya.
3. Tip-Top Restaurant, Medan
Tidak hanya dikenal sebagai daerah dengan pesona sungainya yang indah, Medan juga dikenal akan berbagai tempat kulinernya yang patut diacungi jempol. Seperti Tip-Top Restaurant, restoran dan toko kue yang sudah memanjakan lidah konsumen sejak tahun 1934 ini telah menjadi tempat kuliner andalan masyarakat Medan, menyajikan beragam hidangan lezat mulai dari sajian khas Indonesia hingga barat.
Hingga saat ini, Tip-Top Restaurant menjaga cita rasa kuenya dengan tetap memanggang menggunakan tuku api yang usianya sudah hampir mencapai satu abad.
4. Phoenam, Makassar
Memiliki arti ‘tempat persinggahan Selatan’, Phoenam menawarkan cita rasa kopi nikmat yang diseduh dari biji kopi Toraja. Didirikan pada 1946, eksistensi Phoenam tetap tangguh di tengah maraknya gempuran kedai kopi baru saat ini dengan menyajikan beberapa menu andalan seperti Kopi Susu Phoenam dan Roti Panggang Kaya Phoenam.
Hingga kini, Phoenam dikenal memiliki nilai sejarah dan menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Makassar, menjadikannya kedai kopi andalan yang patut dicoba saat berkunjung ke kota tersebut.