Jika berbicara tentang kuliner khas nusantara, tak lengkap rasanya jika kita tidak membahas Asinan Betawi. Hidangan yang terdiri dari berbagai sayuran segar, tahu, kerupuk dan kuah bumbu kacang ini menjadi salah satu ikon kuliner Batavia yang masih eksis tak lekang oleh waktu. Asinan Betawi bisa menjadi kudapan yang dapat dinikmati di waktu senggang bersama keluarga maupun teman-teman.
4. Lumpia Semarang
Siapa sangka jajanan ini lahir dari kisah cinta seorang perantau Tionghoa dengan seorang perempuan Jawa yang menjual makanan serupa? Tjoa Thay Yoe yang pada saat itu menjual makanan khas Tionghoa yang mirip dengan martabak, bertemu dengan Wasi yang juga menjual makanan sejenis.
Alih-alih bersaing, mereka justru saling bertukar resep sampai akhirnya menikah dan menciptakan Lumpia Semarang yang kita kenal sekarang ini. Nikmati bersama acar dan cabai rawit untuk melengkapi cita rasa Lumpia ini ya!
5. Jamu
Kata Jamu berasal dari bahasa Jawa kuno, yaitu jampi atau usodo, yang berarti penyembuhan menggunakan ramuan obat-obatan atau doa-doa. Minuman tradisional yang satu ini sejak dulu telah memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh masyarakat Indonesia.
Seiring dengan perkembangan zaman, tentunya industri jamu juga turut berkembang. Jika dulu para penjual jamu harus menggendong jamu sambil berkeliling area perumahan, kini jamu juga dijual secara online dan dikemas dengan modern dan higienis.
6. Sate Lilit
Salah satu kuliner asal Bali yang wajib dicoba adalah sate lilit. Makanan yang satu ini juga dikenal sebagai simbol pemersatu masyarakat Bali. Daging yang dililitkan melambangkan masyarakat Bali dan tusuk satenya adalah pemersatu.
Baca Juga: Biking Ngiler, Ini 6 Inovasi Unik Kuliner Lokal dengan Bahan-bahan Tak Biasa
Sesuai namanya, sate lilit merupakan campuran daging dengan parutan kelapa, santan, dan beragam rempah yang kemudian dililitkan pada tusukan bambu pipih atau batang sereh, dan dibakar diatas arang. Rasanya gurih dan unik.