Bali jadi Magnet Komunitas Freelancer Dalam dan Luar Negeri

Risna Halidi Suara.Com
Jum'at, 08 Juli 2022 | 02:20 WIB
Bali jadi Magnet Komunitas Freelancer Dalam dan Luar Negeri
Ilustrasi Bali (Elements Envato)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Selain sebagai primadona pariwisata dalam negeri, Bali juga digadang-gadang menjadi pusat komunitas freelancer lokal dan internasional.

Hal tersebut dikatakan CEO dari Solos, Ricky Willianto. Ia mengatakan, Bali telah menjadi pusat bagi digital nomad atau orang yang bisa bekerja di mana saja.

Bali, lanjutnya, merupakan magnet bagi mereka yang ingin memiliki gaya hidup seimbang seperti berselancar dan yoga di pagi hari lalu membangun bisnis di siang hari.

Saat malam, tambahnya, Bali juga menawarkan kehidupan sosial yang luar biasa.

"Bali adalah tempat berskala internasional yang menarik minat orang dari berbagai negara. Kami pikir Bali memungkinkan untuk membangun komunitas global, namun juga masih mempertahankan identitas sebagai bangsa Indonesia," ucapnya dikutip dari siaran pers, Jumat (8/7/2022).

Solos sendiri merupakan platform e-commerce yang membantu solopreneur (solo-entrepreneur) yang diluncurkan dan berbasis di Bali.

"Saat ini Solos fokus pada pertumbuhan di Indonesia. Kami saat ini berbasis di Bali karena kami percaya Bali adalah pusat bisnis yang tepat untuk freelancer, solopreneur, dan digital nomads," jelasnya.

Bank Dunia mencatat bagaimana pertumbuhan pelaku freelancing mencapai 30 persen setiap tahun dengan dominasi usia 18-44 tahun.

Penelitian School of Business University of Brighton menyatakan bahwa 97 persen pekerja lepas merasa lebih bahagia daripada pekerja kantoran.

Baca Juga: Jelang Pembukaan Liga 1 2022/2023, Bali United Dihantam Problem Cedera Pemain

Tren yang sama ternyata terjadi di Indonesia. Badan Pusat Statistik mencatat, 33,34 juta orang bekerja sebagai freelancer dan small business owners hingga Agustus 2020. Angka tersebut naik 4,32 juta orang atau 26 persen dari tahun sebelumnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI