Dokter Farmanina menjelaskan bahwa pola kebotakan laki-laki memang biasanya bermula dari area depan kepala. Hal itu terjadi karena banyaknya hormon testosteron yang diubah tubuh menjadi dehidrotestosteron (DHT).
Hormon DHT tersebut banyak menempel di akar rambut bagian depan. Akar rambut yang tertempel DHT akan sulit mendapatkan nutrisi dari darah sehingga kondisinya menjadi rapuh dan mudah rontok.
"Kalau rambut bagian belakang itu jarang ditemukan DHT. Makanya kerontokannya juga lebih sedikit," jelasnya.