Platform ini kemudian dipasangi laci penyimpanan serta disambungkan dengan rak TV yang tingginya sama dengan platform tempat tidur. Hasilnya, area lesehan yang lebih “terpisah” dari area tempat tidur dengan konsep sunken living room yang sederhana.
3. Pastikan Area Lesehan Mendapatkan Cahaya Matahari

Sama seperti ruangan lain di rumah, cahaya matahari alami yang cukup atau bahkan lebih, akan memberikan banyak manfaat. Area lesehan akan langsung terasa terang dan lapang tanpa bantuan lampu. Sinar matahari juga akan mencegah ruangan menjadi lembap, terutama kalau posisinya di loteng seperti ini.
Suasana yang terang dan hangat ini akan memberikan perasaan yang lebih nyaman ketika sedang berada di area lesehan. Tanaman hias yang ditempatkan sebagai dekorasi pun juga bisa tumbuh lebih optimal dengan tersedianya cahaya matahari yang cukup.
4. Berikan Dekorasi yang Menarik dan Personal

Bukan hanya furnitur-furnitur yang esensial seperti karpet, bean bag, sofa lipat, rak TV, peralatan elektronik, kabinet, atau rak buku, kenyamanan di area lesehan juga dipengaruhi dengan dekorasi yang ditaruh.
Dekorasi yang dipasang juga tidak hanya cantik dan menarik, tetapi juga personal atau memiliki kedekatan psikologis dengan kesukaan, hobi, minat, atau karakter pemilik rumah.
Penyuka tanaman tentunya akan memasang berbagai tanaman hias koleksinya di area lesehan. Contoh lain seperti di gambar adalah menaruh sepeda di area lesehan bagi pengguna dan pecinta sepeda.
5. Bukan Hanya Tempat untuk Beristirahat Atau Bersantai

Pada umumnya, area lesehan difungsikan sebagai ruangan untuk beristirahat, bersantai, menonton televisi, bercengkerama bersama keluarga, dan untuk fungsi hiburan lainnya. Padahal, area lesehan juga bisa memiliki fungsi lain sebagai sebuah ruangan.