Kini Musodikun membangun organisasi yang memiliki 107 anggota peternak aktif, dan menghasilkan kotoran ternak rata-rat 10kg basah dan 5kg kering.
"Organisasi sebagai penyambung lidah kepada pemerintah. Kalau masih bertahan kecil-kecil (individu) bisa jadi halangan, tapi kalau besar (organisasi), bisa menjadi penyumbang suara yang lebih besar," pungkasnya.
Berkat kerja kerasnya, Musodikun dinobatkan sebagai Pahlawan Kemajuan Keluarga Pilar Selaras dari Frisian Flag Indonesia.