Hal serupa juga berlaku bagi seseorang yang menuntut kepositifan dari orang lain. Karena mereka mungkin merasa tidak dihargai dengan apa yang telah mereka berikan selama ini.
Dampak Buruk Toxic Positivity
Mengabaikan permasalahan
Sebuah studi yang dikeluarkan oleh University of East London pada tahun 2020 lalu menunjukkan bahwa seseorang yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga tidak akan menyadari seberapa parah perilaku kasar yang diberikan pasangannya. Hal ini terjadi karena harapan yang diberikan dan optimisme yang masih mereka simpan.
Menyepelekan kehilangan
Kesedihan atas kehilangan melupakan sesuatu yang normal. Seseorang yang berulang kali mendengar pesan untuk merelakan atau bahagia saat sedang kehilangan keluarganya, mungkin menganggap bahwa keluarga mereka tidak penting untuk orang lain, sehingga justru menambah kesedihan.
Komunikasi
Toxic positivity mungkin mendorong orang untuk mengabaikan tantangan dan fokus pada hal-hal yang baik saja. Tentu saja hal ini dapat membuat mereka mengabaikan permasalahan dan kemampuan untuk menyelesaikannya.
Itulah beberapa hal terkait apa itu toxic positivity dan bagaimana dampak negatifnya bagi kesehatan mental. Semoga informasi di atas bermanfaat.
Baca Juga: 5 Tanda Ini Menunjukkan Seseorang Memiliki Inner Child yang Terluka, Tetaplah Bertahan!