Suara.com - Sama halnya dengan manusia, kucing juga bisa menderita demam. Namun bedanya, kita tidak bisa mengecek demam pada kucing dengan menempelkan punggung tangan ke kepalanya. Lalu bagaimana cara merawat kucing demam yang tepat?
Pengobatan demam pada kucing harus ditentukan berdasar penyebab demam tersebut. Dilansir dari laman Pets.webmd, berikut penyebab, tanda-tanda, cara mengukur suhu, dan cara mengobati demam pada kucing.
Hipertermia merupakan kondisi di mana suhu tubuh berada di atas angka normal. Hipertermia abnormal atau tidak teratur pada kucing dapat disebabkan oleh lingkungan yang terlalu hangat atau memiliki aktivitas otot yang meningkat.
Namun, demam adalah hipertermia yang spesifik dan teratur. Kondisi ini terjadi saat titik setel meningkat di hipotalamus.
Demam biasanya dipicu oleh beberapa faktor berikut:
Infeksi bakteri, virus, atau jamur. Tumor karena trauma obat-obatan tertentu, kemudian penyakit seperti lupus
Tanda-Tanda Demam Pada Kucing:
- Kehilangan selera makan
- Depresi
- Kurang energi atau aktivitas
- Kurang minum
- Bersembunyi
- Menggigil atau bernapas lebih cepat
- Demam pada kucing juga biasa ditandai dengan ciri spesifik seperti bersin, muntah, atau diare.
Tips Mengukur Suhu Demam Pada Kucing
Baca Juga: Sehat dan Murah Meriah, Ini 3 Cara Membuat Makanan Kucing Sendiri di Rumah
Berbeda dengan manusia yang bisa diketahui demam dari keluhan yang dibicarakannya. Satu-satunya cara untuk memastikan bahwa kucing sedang demam adalah dengan mengukur suhu tubuhnya.