Hal terpenting yaitu, pastikan semua nama yang dicantumkan dieja dengan benar dan memiliki keterangan yang tepat.
5. Beri Tanggal Foto Bersejarah dengan Benar
Hal terpenting yang kerap dilupakan, yaitu memberi keterangan waktu dan tanggal foto, khususnya pada foto yang memiliki nilai sejarah.
Melalui menulis keterangan tanggal dan waktu, dapat memberikan konteks cerita dari sudut historis dalam caption.
Tanggal dan waktu secara detail sangat baik, atau jika sumber belum memadai, setidaknya tahun diambilnya foto tersebut.
Selain itu, perlu juga mencantumkan pemilik foto atau lembaga yang memegang hak cipta dari foto tersebut. seperti museum, arsip, organisasi, atau lainnya.
6. Sertakan Sumber atau Kutipan
Last but not least, setiap foto minimal harus menyertakan nama fotografer yang memotret foto tersebut.
Di majalah fotografi dan publikasi aktual, foto juga disertai rincian teknis, misalnya kecepatan lensa, dan lain-lain.
Baca Juga: Sejarah Alat Komunikasi dari Masa ke Masa, Dulu Hanya Gunakan Sinyal Asap!
Namun dalam foto kredit tidak perlu menggunakan istilah "credited to" atau "photo by". Silahkan tulis dalam format yang konsisten dan mudah dimengerti. Misalnya, bagian kredit selalu dicetak miring atau ukuran hurufnya lebih kecil.