Suara.com - Saat menyajikan makanan, kebersihan menjadi hal utama yang perlu diperhatikan. Tak heran banyak orang yang terpaksa harus memegang makanan menggunakan sarung tangan.
Meski demikian, pembuat kue tart kerap tak menggunakan sarung tangan saat mencetak fondant. Namun hal ini bukan berarti mereka tak memperhatikan kebersihan.
Seorang pembuat kue tart membeberkan alasan mereka tak menggunakan sarung tangan pada proses mencetak fondant. Hal tersebut ia bagikan melalui akun TikTok @gpjkt.
Jawaban tersebut berawal dari warganet yang heran mengapa ia tak pakai sarung tangan padahal kue itu untuk konsumsi banyak orang.
Pria ini lantas menjelaskan bahwa meski tak memakai sarung tangan, bukan berarti tangan yang digunakan untuk mendekorasi kue itu kotor.
Dirinya mengatakan bahwa fondant memang tak bisa dibentuk saat menggunakan sarung tangan. Mau tak mau, untuk membentuk fondant sesuai kebutuhan ia harus memegangnya dengan tangan kosong.

Selain itu, alasan kedua mengapa ia tak memakai sarung tangan adalah mengkhawatirkan adanya cross-contamination atau kontaminasi silang. Menurutnya sarung tang berpotensi menyebabkan kontaminasi silang dalam pembuatan kue.
Saat memakai sarung tangan, banyak orang yang berpikir bahwa tangannya sudah steril padahal belum tentu. Hal itu membuat orang lengah dan menyentuh beberapa benda hingga akhirnya kembali menyentuh kue dan membawa kuman.
Menurut pria ini solusi atas hal ini adalah dengan rajin mencuci tangan. Ia juga menyebutkan saat membuat kue yang tak memakai fondant, mereka akan tetap menggunakan sarung tangan.
Baca Juga: Kue Keasinan, Pembeli Terkejut Dapat Respons Begini dari Penjual
Video ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi hal ini.