Suara.com - Identik dengan palet warna netral dan kalem, desain interior minimalis dan modern seperti Scandinavian, Japanese-Scandinavian (Japandi), Industrial, atau kontemporer, dikenal dengan penggunaan warna-warna seperti putih, abu-abu, dan cokelat yang dominan pada furnitur dan dinding rumah.
Meskipun demikian, menggunakan banyak warna netral bisa membuat hunian terasa datar dan membosankan. Terlebih untuk para pemilik hunian muda yang terkadang menginginkan aksen warna dan motif untuk membuat tampilan hunian terlihat lebih beda, menarik, dan berkarakter.
Salah satu cara paling praktis untuk merealisasikannya adalah dengan menambahkan satu warna sekunder yang terang dan kontras dengan warna utama. Putih tetap jadi warna dasar yang utama, tetapi hadir warna-warna cerah, indah, dan menggemaskan untuk memberi tampilan baru.
Pemilik hunian juga biasanya memanfaatkan psikologi warna yang memiliki makna berbeda-beda untuk menciptakan suasana yang ingin dicapai dalam setiap ruangan secara spesifik.
Sebenarnya, tidak ada batasan untuk jumlah warna yang diaplikasikan pada dinding rumah. Namun, dua warna yang berbeda biasanya sudah lebih dari cukup untuk memberikan hasil yang paling optimal untuk interior rumah yang menarik.
Dekoruma telah mengumpulkan enam inspirasi penerapan dua warna yang berbeda pada dinding berbagai ruangan di rumah. Menunjukkan bagaimana satu warna tambahan bisa menghidupkan ruangan.
1. Terasa Alami dan Menenangkan, Perpaduan Putih dan Hijau di Kamar Tidur

Bagi pecinta warna hijau atau familiar dengan karakter warna hijau, warna ini mampu membawa suasana yang tenang, alami, segar, bahkan kesehatan dan keberuntungan. Beberapa warna hijau juga pernah dinobatkan sebagai tren warna dinding setidaknya lima tahun ke belakang.
Bahkan, banyak survei menemukan bahwa menggunakan warna hijau yang bersifat lebih kalem, pastel, atau netral mampu menaikkan harga jual rumah atau apartemen secara signifikan.
Baca Juga: Idaman Banget, Contek Ide Desain 4 Rumah Artis Hollywood Berikut Ini
Contohnya pada kamar tidur ini. Sebagai tempat beristirahat, pemilik rumah mengecat dinding di belakang kasur dengan warna Forest Green. Berpadu dengan warna putih dan melimpahnya cahaya matahari yang masuk, kamar tidur jadi terasa lebih nyaman dan rileks.