Upaya 'naik kelas' ini, lanjut dia, bisa dilakukan dengan cara melakukan investasi emas atau logam mulia.
“Saya berharap ibu-ibu dan remaja putri tidak hanya menjadi konsumen dengan rajin membeli emas, tapi juga bisa melakukan investasi dengan menjual emas, menjadi distributor emas, bahkan memiliki saham perusahaan emas dengan memelajari terlebih dahulu rekam jejak dan memperhatikan fundamental perusahaan,” kata Ustaz Yusuf Mansur saat dihubungi media di Jakarta (10/10/2021).
Ustaz yang menggagas pendirian PPPA Daarul Qur'an ini menjelaskan bahwa emas menjadi bisnis yang akan bertahan atau sustain dalam jangka panjang.
”Saya mengikuti perkembangan dan terlihat bahwa apapun yang terjadi di negeri ini, emas tetap bertahan,” katanya.

Untuk memberi dukungan pada kaum ibu dan milenial untuk ‘naik kelas’, PPPA Daarul Qur’an akan menghadirkan logam mulia yang menyentuh ekosistem pesantren di bawah binaannya ini.
PPPA Daarul Qur’an menggandeng Lotus Archi, anak perusahaan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) yang juga memiliki pertambangan emas di Sulawesi Utara.
Secara terpisah, CEO Lotus Archi, Rudy Suhendra mengatakan bahwa salah satu programnya adalah mengedukasi masyarakat termasuk generasi muda untuk berinvestasi sejak dini.
“Emas bisa menjadi salah satu pilihan investasi yang aman dan menjanjikan,” kata dia.
Rudy menjelaskan bahwa Lotus Archi (emas Merah Putih) hadir bagi masyarakat dengan memberikan logam mulia produk Indonesia dengan kualitas standar Internasional, harga kompetitif dan pilihan model yang beragam.
Baca Juga: 7 Tips Menghindari Investasi Bodong
Ustaz Yusuf Mansur juga menekankan bahwa sudah waktunya masyarakat mendukung dan memilih investasi yang bisa mempengaruhi perekonomian Indonesia.