Kesulitan buang air ini dapat menimbulkan masalah serius. Bahkan jika tidak ditangani dalam kurun waktu 48-72 jam, kucing dapat mengalami gagal ginjal hingga kematian.
Terdapat dua jenis kristal yang biasa menyumbat jalannya urine, yakni kalsium oksalat dan struvite. Struvite dapat diatasi dengan diet khusus, sementara batu kalsium oksalat diperlukan pembedahan untuk menghilangkannya karena mereka tidak larut dengan diet pelarutan struvite.
Berdasar informasi tambahan dari news.unair, penyebab munculnya kristal ini juga disebabkan karena kucing yang mengonsumsi dry food selama bertahun-tahun namun tidak diikuti dengan konsumsi air yang cukup.
Pada kucing berusia tua, umumnya terjadi penurunan fungsi ginjal yang dapat memicu infeksi saluran kemih.
Sebenarnya hal ini cukup umum terjadi, namun pada kasus yang lebih serius, infeksi saluran kemih juga dapat menyebar sampai ke ginjal.
Apabila infeksi sudah sampai ke ginjal, darah yang terlihat akan semakin jelas, karena jika infeksi hanya berada di saluran kemih, darah hanya bisa dilihat menggunakan mikroskop.
Tanda-tanda lain yang dapat dilihat dari infeksi saluran kemih adalah peningkatan rasa haus serta keinginan untuk terus membuang air kencing, namun volume yang dihasilkan tidak seberapa.
Infeksi saluran kemih pada tahap awal bisa diobati dengan pemberian antibiotik yang tepat. Frekuensi pemberian antibiotik juga akan meningkat jika infeksi semakin meluas.
Demikian 3 penyebab kucing kencing darah. Semoga berdasarkan informasi ini kita dapat menjaga kucing peliharaan dengan lebih baik
Baca Juga: Menggemaskan! Video Anak Kucing Lomba 17 Agustus Bak Panjat Pinang
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri