Suara.com - Usai libur panjang, membuat banyak orang sulit untuk kembali memulai aktivitas, seperti misalnya bekerja. Suasana nyaman dan santai saat liburan, membuat bayang kerja dan seluruh tanggung jawabnya menjadi beban yang menakutkan.
Tidak jarang kemudian banyak orang menjadi malas gerak atau mager. Syndrome mager setelah liburan seringkali dialami karena terlalu asyik menikmati libur Lebaran.
Tidak jarang kamu seperti tertatih-tatih menjalani rutinitas sehari-hari. Berikut ini beberapa rekomendasi cara mencegah mager setelah liburan Lebaran.
Jalani Aktivitas Seperti Keharusan

Tidak ada cara lain selain memaksa diri untuk menjalani aktivitas seperti biasa. Tanamkan dalam pikiran bahwa hal-hal yang akan kamu lakukan adalah sebuah kewajiban dan keharusan. Lupakan sejenak memori liburan supaya kamu bisa lebih fokus saat bekerja atau memulai aktivitas. Pertimbangkan baik-baik apa yang terjadi kalau kamu meninggalkan kewajiban dan tugasmu.
Mulailah secara Perlahan
Karena terasa berat, sebaiknya mulailah menjalani aktivitas secara perlahan. Bangun tidur jangan langsung buka laptop. Ambil nafas dulu sejenak, bangun lalu mandi dan sarapanlah secara perlahan. Saat dilakukan pelan-pelan, rutinitas yang tadi terasa berat malah jadi lebih ringan.
Hindari Bergaul dengan Orang Malas
Kemalasan itu bisa menular, lho. Ada baiknya kamu menghindari teman-teman yang memang sifat dasarnya adalah malas. Rasa malas itu wajar dialami manusia, tapi kalau keterusan dan jadi sifat ya nggak baik juga. Cobalah untuk tanam dalam diri bahwa bermalas-malasan secara berlebihan bukan tindakan yang baik, liburanmu sudah habis dan waktunya untuk kembali produktif.
Baca Juga: Kunjungan Wisatawan ke Malioboro Pascalibur Lebaran Terpantau Landai
Rencanakan Staycation!