Promosikan Danau Toba, Pelaku Ekonomi Kreatif Lokal Diajak Go Online

Jum'at, 26 Maret 2021 | 20:00 WIB
Promosikan Danau Toba, Pelaku Ekonomi Kreatif Lokal Diajak Go Online
Danau Toba [Shutterstock]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Lantaran meraka juga akan akan mendapat pelatihan pendampingan secara offline dan online untuk peningkatan omset. Sehingga tidak akan dilepas begitu saja saat berjualan di sistem digital.

Ditambah pemerintah mentargetkan dengan program ini semakin banyak tenaga kerja terserap, hingga semakin luasnya pasar produk asli Indonesia. Untuk pemasarannya akan dibantu melalui marketplace dan e-commerce.

"Tidak hanya soal pelatihan, melainkan akan difasilitasi untuk iklan di Facebook, Instagram dan membuka kesempatan ekspor yang bekerjasama dengan Dirjen Bea Cukai. Pembebasan pajak dapat dilakukan kalau ada program PEN  (Pemulihan Ekonomi Nasional) dari pemerintah dalam pengurusan pajak," ujar Yuana Rochma Astuti, Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf berdasarkan keterangan pers, Jumat (26/3/2021).

Bahkan untuk ongkos pengiriman kepada konsumen, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa pengiriman, PT. Pos Indonesia akan memfasilitasi ongkos kirim gratis.

"Yang sedang kita formulasikan dengan PT. Pos Indonesia, kemudian tentunya yang paling penting dengan marketplace, antara lain bagaimana hadir di marketplace (onboarding) untuk meningkatkan omset dari peserta," sambung Yuana.

Beli Kreatif Danau Toba ini, juga ditujukan untuk promosi dan meningkatkan daya beli produk lokal.

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap tentang program Beli Kreatif Danau Toba, Informasi lengkap mengenai progress program dapat dilihat pada sosial media Instagram & Facebook Page @belikreatiflokal dan laman resmi mereka.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI