Suara.com - Saat memiliki masalah, biasanya seseorang akan merasa tenang ketika dirinya bercerita kepada orang lain. Sosok yang menjadi tempat untuk bercerita merupakan seseorang yang kenal dengan dengannya.
Namun, pada beberapa orang, dirinya lebih nyaman bercerita kepada temannya dibanding orang lain ataupun keluarganya.
Bercerita kepada teman digambarkan lebih mudah karena ia akan mengerti permasalahan yang dialami. Sedangkan, bercerita kepada orang asing atau keluarga biasanya akan sulit dan canggung. Selain itu, terdapat beberapa alasan mengapa bercerita dengan teman lebih nyaman dibandingkan orang lain, di antaranya:
1. Teman memberi dukungan
Baca Juga: Sehari Bisa Makamkan 60 Jenazah Covid-19, Kunci Maman Cuma Bertawakal

Saat bercerita mengenai suatu masalah, ia akan memberikan dukungan, walaupun mungkin dirinya tidak membantu apa-apa. Studi menunjukkan, orang akan menghargai penerimaan dan ekspresi emosional daripada kegunaan dalam sebuah persahabatan. Oleh karena itu, walaupun dirinya tidak melakukan apapun, ia akan selaliu terbuka mendengarkan keluh kesah.
2. Memiliki identitas sosial yang sama
Bercerita dengan teman akan mudah dimengerti karena pada dasarnya ia mengalami kehidupan sosial yang sama. Dengan itu, dirinya akan benar-benar memahami perasaan sosok yang bercerita. Sebab memiliki identitas yang sama, teman biasanya akan memberikan saran atau masukan ketika dia pernah mengalami hal tersebut.
3. Saling menguntungan

Dalam sebuah pertemanan pasti terdapat hubungan mutualisme di dalamnya. Saat sedang mengalami kesusahan seorang teman pasti akan membantu mengatasi permasalahan tersebut, begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, ia pasti akan mendengarkan dengan baik permasalahan. Hal ini karena dirinya mungkin juga pernah mengalami masalah dan membutuhkan teman cerita.
Baca Juga: Ngeluh Dengar Tangisan Bayi di Pesawat, Pria Ini Dihujat: Tak Tahu Simpati!
4. Tidak canggung mengatakan sesuatu
Bercerita dengan seorang teman, biasanya tidak memiliki rasa canggung dan cerita yang disampaikan didengar dengan baik. Selain itu, teman juga tidak akan malu memberi masukan atau nasihat sehingga bisa membantu permasalahan dengan baik.
5. Teman akan membuat semua menjadi mudah
Sebuah penelitian menunjukkan, orang melaporkan bahwa bukit tampak tidak terlalu curam ketika di hadapan seorang teman dekat. Hal ini karena seorang teman dapat mengontrol kada hormon stres kortisol menjadii lebih rendah. Hal tersebut membuat situasi negatif menjadi positif.
Dengan kata lain, bercerita kepada teman akan sangat membantu membuat permasalahan yang dialami menjadi lebih mudah. Biasanya, teman akan memberikan masukan sehingga membuka berbagi perspektif yang mungkin tidak dilihat diri sendiri. Hal tersebut membantu untuk memudahkan masalah yang dihadapi.
6. Teman tidak menyimpan dendam
Seorang teman akan bersikap netral terhadap masalah yang dihadapi. Hal ini membuatnya tidak menghakimi orang yang terlibat dalam masalah. Biasanya, ia akan melihat dari sisi permasalahan sehingga dapat mencari jalan keluar untuk mengatasinya.
7. Teman dapat dipercaya
Salah satu alasan kuat bercerita dengan teman adalah hal baik karena mereka dapat dipercaya. Saat memiliki teman yang sudah berhubungan dengan erat, segala permasalah intim yang dialami pasti diketahui satu sama lain. Hal ini karena teman dapat memiliki ikatan kepercayaan satu sama lain.
Penulis: Fajar Ramadhan