5 Fakta Tentang Cheetos, Snack yang Akan Setop Produksi di Indonesia

Farah Nabilla Suara.Com
Kamis, 18 Februari 2021 | 16:55 WIB
5 Fakta Tentang Cheetos, Snack yang Akan Setop Produksi di Indonesia
Fakta unik Cheetos (Shutterstock)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Siapapun orang yang telah memakan Cheetos akan mencuci atau menjilat bumbu sisa yang masih menempel di jari – jari tangan. Bumbu yang menempel pada jari tersebut memiliki nama yaitu Cheetle. Bumbu cheetle ini sudah dipatenkan oleh Cheetos sendiri.

Sejarah camilan Cheetos, ternyata dibuat sebagai makanan tentara AS! (Shutterstock)
Sejarah camilan Cheetos, ternyata dibuat sebagai makanan tentara AS! (Shutterstock)

3. Maskot Pertama Cheetos

Sebelum mengenal maskot Cheetah pada kemasan Cheetos yang sering dijumpai sekarang, maskot pertama kali dipakai adalah tikus yang diluncurkan sejak tahun 1969 silam. Maskot Cheetah mulai digunakan pada tahun 1980-an.

4. Penemuan Flamin’ Hot Cheetos

Cheetos memproduksi varian rasa pedas atau Flamin’ Hot Cheetos. Produksi itu dimulai saat seorang petugas kebersihan yang berusia 12 tahun yang bernama Richard Montanez yang mempresentasikan ide produknya setelah ia mendapatkan telepon dari CEO saat itu Roger Enrico.

Flamin’ Hot Cheetos mulai diproduksi pada awal 1990-an kemudian menjadi sukses besar dan membuat Montanez naik jabatan hingga wakil presiden eksekutif.

5. Satu Buah Cheetos pernah dijual seharga Rp 1,4 Miliar di eBay

Pada tahun 2017, ada seorang penjual toko online eBay yang melelang Cheetos yang berbentuk gorilla Harambe. Sosok gorilla Harambe ini ramai diperbincangkan saat setelah ditembak mati setelah seorang anak jatuh ke kandangnya dan gorilla tersebut menyeret anak itu. Satu buah Cheetos tersebut laku dijual seharga 99.000 dollar AS atau setara dengan Rp 1,4 miliar. 

Itulah fakta soal Cheetos, snack legendaris yang kabarnya akan setop produksi di Indonesia.

Baca Juga: Lays, Cheetos, Doritos Berhenti Dijual di Indonesia, Warganet Menangis

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI