Sempat Dibom, Ini 9 Fakta Menarik Mengenai Candi Borobudur

Vania Rossa Suara.Com
Jum'at, 18 Desember 2020 | 08:05 WIB
Sempat Dibom, Ini 9 Fakta Menarik Mengenai Candi Borobudur
Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah (Shutterstock).
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Siapa yang tidak mengenal Candi Borobudur. Candi Budha terbesar di dunia ini memiliki pesona yang luar biasa bagi wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Candi yang terletak di Magelang, Jawa Tengah ini menjadi pusat perhatian dunia lantaran terdiri dari tumpukan bebatuan besar serta memiliki relief yang menggambarkan banyak cerita di baliknya. Penasaran apa saja fakta menarik seputar Candi Borobudur? Ini dia, seperti dikutip dari laman Authentic Indonesia.

1. Berusia 12 abad
Diperkirakan hingga saat ini Candi Boroburur berusia 12 abad atau sekita 1200 tahun. Fakta mengenai usia ini didukung oleh beberapa penemuan yang mengatakan candi Budha ini dibangun pada abad ke-8 atau 9 Masehi.

2. Sempat terabaikan
Dikatakan bahwa pada masa masuknya Islam ke Indonesia pada abad ke-14 atau ke-15 Masehi, candi besar ini sempat terabaikan. Hal itu karena pada masa itu peradaban Hindu Buddha sedang menurun di Indonesia.

3. Patungnya banyak diincar
Dahulu, dikatakan banyak orang yang mengincar patung Budha yang terdapat pada candi. Patung-patung tersebut dijual ke kolektor barang-barang antik atau museum. Hal itu yang menyebabkan terdapat bebapa patung Budha tanpa kepada di Candi Borobudur.

4. Dipamerkan di Museum Thailand
Pada 1896, Raja Thailand mengunjungi Indonesia dan menyatakan niatnya untuk memiliki beberapa bagian patung dari candi ini. Hal ini terjadi karena campur tangan pemerintah Hindia Belanda pada masa itu.

Permintaannya disetujui oleh pemerintah Hindia Belanda. Akhirnya 5 arca Budha, 30 batu dengan relief, 2 arca singa, batu berbentuk kala, tangga dan gerbang, serta arca penjaga dwarapala dibawa ke Thailand.

5. Telah mengalami perbaikan dua kali
Candi Borobudur telah mengalami dua kali perbaikan untuk menjaga keutuhannya. Renovasi pertama dilakukan sekitar tahun 1907 dan 1911. Namun, perbaikan ini tidak sampai selesai karena keterbatasan biaya pada masa itu.

Perbaikan kedua dilakukan pada tahun 1960 - 1973 dengan lebih intensif melindungi monumen bersejarah ini. Pemerintah Indonesia dan UNICEF bersama-sama melakukan proyek perbaikan besar untuk memperkuat dan memperbaiki seluruh bagian candi. Dikatakan bahwa proyek ini menelan biaya hampir 7 juta dolar atau setara Rp 98 miliar berdasarkan kurs saat ini.

Baca Juga: Antisipasi Abu Merapi, Bangunan Candi Borobodur Ditutup Terpaulin

6. Masuk dalam daftar situs warisan dunia
Pada 1991, Candi Borobudur ditetapkan sebagai salah satu benda budaya dari masa lalu atau situs warisan dunia. Candi ini merupakan obyek budaya yang merepresentasikan karya manusia yang kreatif dan jenius.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI