Suara.com - Seorang remaja yang dilahirkan dalam kondisi laki-laki dan memiliki alat kelamin pria baru sadar bahwa dirinya berbeda. Remaja 18 tahun yang memilih menjadi transgender itu bahkan bisa hamil.
Mikey Chanel lahir dan dibesarkan sebagai laki-laki. Namun, sejak kecil dia sudah merasa berbeda.
Menyadur The Sun, perbedaan ini makin terasa saat remaja. Meski secara fisik Mikey masih laki-laki, ternyata dia juga memiliki organ reproduksi perempuan.
Keunikan ini ternyata sudah ada sejak Mikey masih dalam kandungan ibunya. Saat itu, hasil tes mengungkapkan bahwa Mikey adalah perempuan.
Baca Juga: Ketagihan Oplas Sejak Remaja, Ini Pria yang Dijuluki Boneka Ken Hidup
Namun, Mikey terlahir dengan alat kelamin pria. Keluarganya pun memutuskan untuk membesarkan Mikey sebagai laki-laki terlepas dari hasil tes saat hamil.
"Sudah jelas bagi semuanya bahwa aku berbeda dari awal. Di umur 5 tahun, aku akan bermain dengan tas tanteku dan memakai lipstik ibuku."
Tidak hanya itu, Mikey selalu memiliki bentuk tubuh feminin. Hal ini membuatnya kerap diejek ketika kecil.
Di umur 13 tahun, Mikey mulai penasaran apakah dirinya seorang transgender. Dia juga menyatakan bahwa orientasi seksualnya adalah gay.
Namun, fakta mengejutkan terungkap setelah Mikey melakukan tes di dokter. Selama ini, Mikey ternyata memiliki serviks, rahim, ovarium, dan tuba falopi. Bahkan, dokter mengatakan bahwa Mikey dapat hamil.
Baca Juga: Jangan Dicontoh! Remaja Rusia Ini Koleksi Tato di Wajahnya
"Aku berpikir itu adalah candaan. Aku bahkan tidak tahu ini bisa terjadi. Aku bertanya 'haha mana kameranya?' Dokter lalu menunjukkan foto rahimku di layar," ungkap Mikey.
Penemuan ini sempat membuat remaja 18 tahun itu syok. Mikey memiliki kondisi langka bernama Persistent Mullerian duct syndrome, yang menyebabkan seseorang punya alat kelamin pria sekaligus organ reproduksi perempuan.
Selain itu, Mikey juga dinyatakan mandul sebagai pria. Organ reproduksi wanitanya berfungsi, tapi Mikey berisiko kena kanker jika tidak menjalani operasi pengangkatan rahim.
"Aku syok selama beberapa minggu, lalu sadar bahwa aku tidak akan bisa punya anak kecuali aku yang hamil, dan segera."
Meski masih berusia 18 tahun, Mikey selalu ingin jadi orangtua. Akhirnya, remaja ini menjalani terapi kesuburan dan memutuskan hamil lewat donor sperma.
Kini, Mikey resmi bertransformasi sebagai perempuan dan tengah hamil 4 bulan. Dia juga tidak sabar untuk menjadi orangtua dan mengasuh anak.
"Aku lebih merasa seperti perempuan sekarang dibanding sebelumnya," ungkap Mikey.
"Orangtuaku jarang di rumah ketika aku masih kecil, jadi aku ingin menjadi sosok orangtua yang tidak bisa dilakukan orangtuaku. Aku ingin ada di sana untuk anakku."