Suara.com - Dunia arkeologi Turki tercengang, setelah ditemukannya reruntuhan geraja kuno di dasar danau Laut Hitam Turki.
Dilansir Anadolu Agency, Direktur Kebudayaan dan Pariwisata provinsi mengatakan kepada bahwa puing-puing gereja itu tenggelam sekitar 15 meter di bawah permukaan Danau Gaga di Kota Fatsa, Provinsi Ordu.
"Reruntuhan gereja - yang usianya belum jelas - ditemukan selama penyelaman yang dilakukan oleh seorang arkeolog bawah air," kata Ugur Topalak.
Kedalaman danau berkisar antara 10 dan 15 meter dan memiliki luas permukaan hampir enam hektar.
Selama ribuan tahun, Turki telah menjadi rumah bagi orang-orang dari berbagai agama, dari penyembah berhala kuno, Kristen dan saat ini sebagian besar Muslim.
Turki terus berupaya untuk menghormati dan memulihkan reruntuhan yang ditinggalkan oleh budaya non-Muslim.
Topalak mengatakan Danau Gaga yang merupakan kawasan lindung alam juga akan didaftarkan sebagai situs arkeologi.
Tukir Bangun Masjid Hormati Muhammad Al-Fatih
Turki akan mendirikan museum untuk menghormati Muhammad Al-Fatih, sultan Utsmani yang menaklukkan Konstantinopel atau Istanbul.
Baca Juga: Pemandangan dari Udara Wisata Alam di Barat Laut Turki
Museum yang dibangun itu pertama dalam sejarah Turki yang didedikasikan khusus untuk seorang sultan Utsmani.