Suara.com - Belum lama ini, sejumlah objek wisata di Banyuwangi menjadi perbincangan hangat publik. Salah satunya yakni Telaga Rowo Bayu di Kecamatan Songgon, Banyuwangi.
Bukan tanpa alasan, pasalnya telaga ini sempat dikaitkan dengan kisah KKN Desa Penari yang belum lama ini viral di Twitter. Meskipun sender dengan akun Twitter @SimpleM81378523 mengatakan bahwa lokasinya bukanlah di Rowo Bayu.
Di samping kisah mistis seputar mahasiswa KKN itu, ternyata Rowo Bayu ini memiliki panorama nan syahdu untuk dinikmati.
Bagi Anda yang ingin melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan, Rowo Bayu ini bisa dijadikan alternatif.
Baca Juga: Indah Tak Bercela, Taman di Banyuwangi Ini Berisi Seribu Patung Penari
Telaga bernama Rowo Bayu ini bersembunyi di balik hutan kaki Gunung Raung, Banyuwangi.
Rowo sendiri memiliki arti rawa dalam bahasa Indonesia, sedangkan bayu artinya angin.
Menurut kepercayaan warga asli Banyuwangi, Rowo Bayu dulunya adalah tempat meditasi pada masa Prabu Tawang Alun memerintah Kerajaan Blambangan.
Terdapat candi bercorak khas Bali yang di dalamnya terdapat batu besar tempat Prabu Tawang Alun bermeditasi.
Bukan hanya itu saja, terdapat tiga mata air jernih yang tak pernah berhenti mengalir meski musim kemarau panjang tiba.
Baca Juga: Menembus Jantung Hutan, Demi Menikmati Air Terjun Lider Banyuwangi
Keberadaan sumber mata air ini begitu disakralkan dan dihormati oleh warga sekitar.