Suara.com - Badan Usaha Miliki Negara atau BUMN memiliki daya tarik tersendiri bagi para job seeker. Jenjang karier yang jelas, jaminan hari tua, asuransi, dan tunjangan menjadi beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan ketika bekerja di perusahaan milik negara ini.
Namun, untuk bisa lolos seleksi kerja di BUMN bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa tahapan seleksi yang harus dilewati. Jika tidak mendapatkan nilai yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, Anda mungkin langsung dapat dinyatakan gugur dan tidak dapat melanjutkan ke seleksi selanjutnya.
Bagi Anda yang ingin lolos seleksi masuk BUMN, tips-tips di bawah ini akan sangat efektif membantu Anda agar dapat lolos dalam tahapan seleksi BUMN.
1.Cek dengan Baik Segala Dokumen untuk Seleksi Administrasi
Hampir setiap perusahaan, baik itu BUMN maupun swasta, sama-sama memiliki tahapan awal, yaitu seleksi administrasi. Dalam tahapan ini, Anda harus memenuhi segala dokumen yang menjadi persyaratan. Mulai dari IPK minimal, jurusan yang sesuai, dan berbagai hal lainnya.
Kunci untuk sukses menjalani tahapan ini adalag stay update tentang pengumuman yang ada pada website resmi BUMN tersebut. Saat ini BUMN sering kali membuka lowongan pekerjaan secara online. Namun, tetap saja pastikan Anda tidak tergiur dengan lowongan pekerjaan yang tidak jelas dengan mengatasnamakan BUMN, bahkan hingga memungut biaya pendaftaran.
Syarat administrasi biasanya akan langsung di-submit di laman resmi BUMN tersebut, tidak melalui email. Pastikan jika semua persyaratan yang diajukan sudah lengkap.
2.Pelajari Hal-Hal yang Diujikan dalam Tes Tulis
Tahapan selanjutnya yang mungkin akan Anda jalani ada tes tulis. Sebelum Anda mengikuti tes tulis, ada sebaiknya Anda mempelajari hal-hal yang sekiranya berkaitan dengan tes tulis tersebut. Ada beberapa macam tes tulis dalam tahapan seleksi kerja BUMN, antara lain:
• GAT atau General Aptitude Test, tes ini memiliki tujuan untuk menguji kemampuan serta bakat dari pelamar kerja. Tes ini juga dilakukan untuk mengukur IQ peserta tes. Pastikan untuk fokus agar dapat mengerjakan secara optimal.
• Tes akademik, tes ini memiliki tujuan untuk menguji kompetensi peserta terhadap bidang studi yang dikuasainya. Selain itu, tes ini digunakan untuk mengetahui pengetahuan terkait job desc pekerjaan yang dilamar.
Jika Anda melamar pada posisi di luar dari studi yang Anda tempuh, ada baiknya pelajari hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan yang akan Anda lamar.
• Psikotes, jika ingin sukses menjalani tes ini, Anda bisa mempelajari contoh dan kiat sukses tes psikotes. Saat ini banyak sekali buku-buku yang memberikan contoh dan kiat sukses menempuh tes psikotes.