Prinsip itulah, kata dia, yang selalu dipegang ayahandanya sehingga semasa hidupnya tidak membatasi siapa pun yang ingin belajar kesenian wayang potehi darinya, termasuk kalangan warga pribumi.
Rencananya, jenazah Thio Tiong Gie akan dikebumikan di pemakaman di kawasan Boja, Kabupaten Kendal, Minggu (24/8/2014) mendatang di samping makam istrinya yang sudah meninggal dunia 25 tahun silam. (Antara)