Kampanye Akbar Meriah Pasangan MeGe di Dogiyai, Lapangan Penuh Massa Pendukung

Bangun Santoso Suara.Com
Selasa, 19 November 2024 | 18:46 WIB
Kampanye Akbar Meriah Pasangan MeGe di Dogiyai, Lapangan Penuh Massa Pendukung
Kampanye akbar pasangan cagub dan cawagub Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa dan Deinas Geley (MeGe) di Dogiyai. (bidik layar video)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pasangan Cagub dan Cawagub Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa dan Deinas Geley menggelar kampanye akbar terbuka yang dipusatkan di Dogiyai, Papua Tengah.

Kampanye akbar pasangan yang diusung PDIP dan PAN itu berlangsung pada Selasa (19/11/2024) hari ini. Kampanye diikuti ribuan massa yang datang dari berbagai penjuru Papua Tengah.

Dalam sebuah siaran video yang diterima redaksi Suara.com, Selasa, kampanye itu berlangsung meriah dihadiri ribuan masyarakat. Sejumlah tokoh politik di Papua Tengah pengusung Meki Nawipa dan Deinas Geley turut hadir.

Lapangan tempat kampanye akbar tampak penuh oleh warga Papua Tengah. Mereka mengelu-elukan nama Meki Nawipa dan Deinas Geley bisa terpilih di Pilgub Papua Tengah.

Baca Juga: Anak Muda Papua Tengah Dirikan Yayasan Pecinta Hewan, Demi Kesejahteraan Peternak

Sebelumnya, Deinas Geley, calon wakil gubernur Papua Tengah yang berpasangan dengan Meki Frits Nawipa sebagai calon gubernur, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat suku Mee dalam kampanye tertutup di Lapangan Sepak Bola Tomas Adi Wagete, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, Jumat (25/10/2024).

Deinas mengucapkan terima kasih kepada para ibu yang telah melahirkan dirinya dan Meki Nawipa, serta kepada seluruh masyarakat suku Mee yang ada di tiga kabupaten pegunungan, yakni Deiyai, Dogiyai, dan Paniai.

"Orang Mee yang datang dari Meuwo hingga Ilaga, Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, Mulia, Lanny Jaya, Beoga, hingga Wamena adalah saksi bahwa saya dilahirkan di sini. Tuhan adalah saksi,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Deinas menekankan pentingnya peran suku Mee dalam pencalonan mereka.

“Saya ini dilahirkan oleh suku Mee, dengan gunung-gunung di sekeliling kita sebagai saksi. Hari ini saya berada di sini sebagai anak pertama yang dilahirkan dari suku Mee,” kata Deinas, disambut tepuk tangan meriah para pendukungnya.

Baca Juga: Aksi Tolak Transmigrasi di Nabire Diadang Aparat, Satu Demonstran Luka Kena Peluru Karet

Deinas juga mengapresiasi dukungan yang telah diberikan oleh masyarakat suku Dani selama ini.

“Hari ini, meskipun saya memberikan semua yang saya miliki, bapak ibu datang dengan pena dan buku untuk mendidik kami. Suku Dani telah melahirkan gubernur Papua dua kali, dan hari ini giliran suku Mee yang memberikan putra terbaiknya, Meki Frits Nawipa, untuk menjadi gubernur Papua Tengah.”

Lebih lanjut, Deinas menegaskan tekadnya untuk memperjuangkan suara masyarakat di tiga kabupaten tersebut.

“Mulai hari ini, Deiyai, Dogiyai, dan Paniai harus bersatu untuk mendukung suara suku Mee. Kita harus mengingat bahwa Meki Nawipa adalah satu-satunya putra terbaik dari suku Mee yang mencalonkan diri sebagai gubernur Papua Tengah,” tuturnya.

Di akhir orasinya, Deinas mengajak masyarakat untuk bersatu dalam memenangkan pasangan mereka.

“Mari kita satukan jiwa dan pikiran untuk memenangkan Me-Ge sebagai gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah besok,” serunya dengan penuh semangat.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI