Suara.com - Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor nomor urut 1, Sendi Fardiansyah dan Melli Darsa ternyata memiliki latar belakang yang cukup menarik untuk dilihat.
Sendi Fardiansyah merupakan sosok yang sudah lama berada di Istana Kepresidenan mendampingi istri Presiden ke 7, Iriana Jokowi sejak 2015.
Namun, tak kalah menarik juga wakil Wakil Kota pendamping Sendi, Melli Darsa ternyata memiliki pengalaman di luar negeri dan menjadi juniornya Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama di Harvard University.
Melli Darsa merupakan sosok yang menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk mengumpulkan pengalaman di luar negeri untuk diaplikasikan di Kota Bogor.
Srikandi Hukum Internasional itu berkarier di luar negeri mengikuti karier internasional ayahnya. Melli lahir dari keluarga dengan sejarah panjang dalam pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat, Melli tumbuh dengan nilai-nilai yang kuat dan berkomitmen untuk berkontribusi bagi kemajuan kota kelahirannya.
Melli merupakan cucu dari Mohammad Darsa Wiranggayudha, seorang kepala sekolah yang dihormati di Kota Bogor pada era pra-kemerdekaan. Peran sang kakek dalam membangun pendidikan di Kota Bogor menjadi bagian penting dari identitas keluarga Melli Darsa.
“Aki Darsa (Kakek Melli Darsa) selalu menekankan pentingnya pendidikan. Dedikasinya untuk memajukan Kota Bogor terus menjadi inspirasi bagi saya,” kata Melli.
Ayah Melli, Irawan Darsa, adalah seorang diplomat yang ditugaskan di Swiss. Pada usia 6 bulan, Melli sudah meninggalkan Indonesia dan mengikuti karier ayahnya di luar negeri.
Ia menghabiskan masa kecil dan remajanya di Swiss, kemudian melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat. Setelah menyelesaikan SMA di kedua negara tersebut, Melli kembali ke Indonesia untuk menempuh studi S1 di Universitas Indonesia, sebelum melanjutkan pendidikan S2 di Harvard Law School, Amerika Serikat.
Baca Juga: Tokoh Muslim Michigan Mendadak Dukung Trump, Kecewa dengan Biden Soal Palestina?
Selama kuliah di Harvard, Melli hanya terpaut tiga angkatan dari Barack Obama, yang kemudian dikenal sebagai Presiden Amerika Serikat.