Buntut Beda Hasil Survei Pilgub Jakarta, Dewan Etik Persepsi Bakal Panggil LSI dan Poltracking

Minggu, 27 Oktober 2024 | 13:19 WIB
Buntut Beda Hasil Survei Pilgub Jakarta, Dewan Etik Persepsi Bakal Panggil LSI dan Poltracking
Ilustrasi survei elektabilitas. [ANTARA]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Dalam survei yang dilakukan oleh Poltracking, melibatkan 1.200 responden dengan menggunakan metode multistage random sampling dimana toleransi kesalahan di angka 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Kemudian, LSI merilis hasil survei keduanya, yang digelar pada 10-17 Oktober 2024.

Saat ini, LSI merilis, jika hasil elektabilitas Ridwan Kamil-Suswono 37,4 persen. Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto 6,6 persen.

Sementara, hasil survei LSI terhadap elektabilitas Pramono Anung-Rano Karno meningkat 41,6 persen. Jika dibandingkan survei sebelumnya, namun masih ada masyarakat yang tidak menjawab 14,4 persen.

Survei LSI melibatkan 1.200 responden, yang diambil dengan menggunakan metode multistage dengan toleransi kesalahan (margin of error) sekira 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei kedua Poltracking Indonesia yang dilaksanakan pada 10-16 Oktober 2024 menghasilkan Ridwan Kamil-Suswono 51,6 persen.

Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto 3,9 persen. Pramono Anung-Rano Karno 36,4 persen. Tidak menjawab 8,1 persen.

Dalam survei ini melibatkan 1.200 responden dengan toleransi kesalahan (margin of error) sekira 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, dan menggunakan sistem random sampling.

Baca Juga: Debat Kedua Pilkada Jakarta Malam Ini Bahas Kesehatan Warga, Guru Besar FKUI Beri Saran Begini

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI