"Robinsar datang mengerahkan pekerja melakukan normalisasi drainase di jalan PCI Raya. Ini kerja nyata, bukan janji program semata," kata Rapih.
Tak hanya membantu penanganan banjir di PCI, Robinsar juga membantu perbaikan jalan rusak di Grogol, Pulomerak dan beberapa daerah lainnya.
"Terbaru alat berat dan angkutan milik Robinsar diturunkan menangani lokasi pembuangan sampah yang meggunung di wilayah Rawa Arum. Itu langsung ditangani," urainya.
Meski belum menyjabat sebagai Wali Kota, Robinsar juga disebut sudah banyak memberi bukti nyata dengan peduli dan perhatian terhadap pembangunan masjid, mushola, lapangan olahraga, dan fasilitas umum di Kota Cilegon.
"Banyak orang bilang, Pak Robinsar terbukti sudah berbuat meskipun belum menjadi wali kota. Jadi bukan cuma sekadar janji-janji, aksi nyatanya dilakukan bukan karena sudah jadi wali kota, atau sedang menjadi wali kota. Robinsar-Fajar sudah berbuat sebelum jadi apa-apa," jelasnya.
Sementara itu, Fajar Hadi Prabowo sebagai pengusaha dan pemimpin perusahaan juga melakukan aksi nyata, peduli masalah sosial dan kemasyarakatan. Rapih menyebut, Fajar concerns di bidang pendidikan seperti membantu masyarakat kurang mampu untuk bisa memenuhi keperluan sekolah.
" Untuk di bidang kesehatan, dia biasa membantu masyarakat yang sakit, mendatangkan dokter ke rumah warga yang sakit, hingga membantu penanganan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan di rumah sakit," ungkapnya.
Di bidang keumatan dan keagamaan, Fajar juga dikenal masyarakat terbiasa memberangkatkan umrah gratis. Sebelum ditetapkan sebagai calon wakil wali kota, Mas Fajar banyak memberangkatkan umrah masyarakat secara gratis.
"Jadi kalau ada paslon yang baru janji, kalau paslon kami sudah pernah. Bukan cuma satu atau dua, tapi banyak. Itu dari pribadi, bukan pakai anggaran dan program pemerintah," jelasnya.
Baca Juga: Fajar Hadi Prabowo Sambangi Pengasuh Masa Kecil, Minta Didoakan Nyalon Wawali Cilegon
Menurutnya, Paslon Robinsar-Fajar bukanlah pasangan yang cuma mengobral janji. Mereka jujur (tidak membohongi masyarakat), amanah (bisa dipercaya komitmennya) dan religius (memegang teguh ajaran agama dalam memimpin masyarakat).