Suara.com - Bakal calon gubernur Jakarta, Pramono Anung menyoroti fenomena warga Jakarta yang lebih doyan menghabiskan waktu libur ke Puncak, Bogor.
Pramono menilai, saat ini banyak tempat wisata di Jakarta masih cukup mahal sehingga kurang dimininati oleh masyarakat.
“Fasilitas yang bisa membuat refreshing masyarakat di Jakarta ini masih cukup mahal, contohnya Taman Mini Indonesia Indah,” kata Pramono, di Semanggi, Jakarta, Kamis (19/9/2024).
“Ancol mungkin bagi middle class tidak jadi masalah, tetapi bagi masyarakat yang memang menjadikan ancol tempat untuk berlibur, refreshing makanya yang paling utama bayar seperti itu harganya harus dikoreksi kembali,” tambahnya.
Kemudian, jika dirinya terpilih menjadi Gubernur Jakarta, bakal ada perbaikan fasilitas untuk menarik wisata domestik Jakarta.
Hal itu guna mencegah kembali kemacetan panjang yang disebabkan membludaknya warga Jakarta pergi berlibur ke Puncak Bogor.
“Kalau memang ada ruang Ragunan dan sebagainya kita lakukan perbaikan untuk bisa menarik wisatawan lokal domestik dari Jakarta,” ucap Pramono.
Namun yang terpenting, kata Pramono, mengubah pola pikir masyarakat Jakarta. Lantaran, selama ini masyarakat Jakarta masih banyak yang ngeyel soal imbauan yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian.
“Memang warga Jakarta ini kadang-kadang udah dikasih tahu akan macet di puncak masih aja seneng ke puncak, karena itu merupakan bagian yang apa ya? Mereka gembira dengan demikian,” kata Pramono.
Baca Juga: Hasil Survei LSI di Luar Ekspektasi Pramono, Rano Karno: Tetangga Sebelah Khawatir?
Namun meski demikian, Pemerintah Provinsi perlu membangun fasilitas wisata untuk warga Jakarta.