Hal ini terlihat dari para petinggi parpol tingkat pusat dan daerah yang ikut datang bersama RK-Suswono.
2. Batal Diusung di Jakarta, Benarkah PDIP Sakit Hati ke Anies karena Dendam Lama?

Manuver politik PDI Perjuangan di Pilkada Jakarta 2024 menjadi sorotan setelah dua kadernya, Pramono Anung-Rano Karno resmi mendaftar sebagai bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur ke KPU DKI Jakarta, hari ini. Pasalnya, adanya resminya Pramono-Rano berduet memastikan PDI Perjuangan batal mengusung Anies Baswedan yang sebeumnya digadang-gadang akan maju nyagub di Jakarta.
Terkait hal itu, batalnya pencalonan Anies Baswedan sebagai bakal cagub Jakarta oleh PDIP dinilai karena partai berlogo banteng moncong putih itu disebut-sebut masih menyimpan luka masa lalu.
3. Anies Gagal Maju Nyagub di Pilkada Jakarta, Pengamat Sebut Gegara Tengil dan Kepedean

Gagalnya Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024 menjadi sesuatu yang tidak diduga sebelumnya.
Apalagi, Anies sebagai petahana memiliki kans besar dalam elektabilitas. Sebab dalam beberapa hasil survei yang dilakukan, nama Anies Baswedan selalu bertengger pada posisi teratas.
Baca Juga: Anies Dijegal, Warga Kampung Bayam Kecewa: Demokrasi Negeri Ini Dirampas