“Saya ini kayak kunci inggris, kunci inggris tahu gak? Sama apa saja bisa pas,” ucapnya.
Jusuf berandai, jika dirinya menjadi Cawagub, ia bisa pas bila harus menjadi wakil dari Kaesang Pangarep, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, kemudian Anies Baswedan, bahkan Ridwan Kamil.
“Saya bisa nyesuaikan diri. Saya gak ada masalah,” ucapnya.
Namun, jika dirinya harus menjadi Gubernur, ia menginginkan yang menjadi wakilnya Budi Djiwandono, Budiman Sudjatmiko, atau Maruarar Sirait.
“Itu juga cukup baik,” ucapnya.
Kemudian, jika wakilnya berasal dari tokoh agamis, lanjut Jusuf, nama yang cocok untuk mendampingi dirinya yakni Wakil Ketua Umum PBNU, yaitu Habib Hilal.
“Kebeneran memang guru saya dan saya jg bendahara di NU, dan satu lagi, sahabat baik saya yang tentunya seorang kiai yang nasionalis, yaitu Ustad Dasa'ad Latif,” jelasnya.
Kedua tokoh agamis tersebut, menurut Jusuf pantas mendampingi dirinya, pasalnya kedua orang tersebut mampu mengingatkan dirinya.
“Itu, pasti kita duet, yang satu mengingatkan saya. Yang satu, saya kerja. Jadi saya harus diingatkan,” pungkasnya.
Baca Juga: Sudaryono Batal Nyagub di Jateng Gegara jadi Wamentan, Gerindra Ubah Dukungan ke Ahmad Luthfi?