Suara.com - Ketua Tim Desk Pilkada 2024 DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto berpendapat Anies Baswedan belum tentu maju Pilkada DKI Jakarta, kendati sudah mengantongi dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Diketahui, PKS mendukung pencalonan gubernur Anies di Pilkada Jakarta dengan mengajukan Sohibul Iman sebagai calon wakil gubernurnya.
Menurut Yandri, perkembangan situasi politik di Pilkada Jakarta masih dinamis. Terlebih pendaftaraan pasangan calon yang masih lama, yakni akhir Agustus 2024.
"Jadi masalah DKI, pertama menurut kami Anies belum tentu maju, kan belum didaftarkan," kata Yandri di kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2024).
![Duet Anies-Sohibul Imam di Pilkada 2024 [x.com/PKSejahtera]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/06/26/67029-duet-anies-sohibul-imam-di-pilkada-2024-xcompksejahtera.jpg)
Meski kondisi politik jelang Pilkada Jakarta masih dinamis, PAN ngotot akan menyodorkan kader internal kepada koalisi di luar poros partai pendukung Anies. Kader yang akan diusung oleh PAN tak lain adalah putri Zulkifli Hasan, Zita Anjani.
"Tadi dalam internal Zita Anjani. Siapa yang diajak berkoalisi? Ya sedang kami komunikasikan. Apakah Anies? Kan Anies juga belum tentu maju. Apakah Anies mendapatkan perahu? Ya belum tentu juga," kata Yandri.
Meski berpandangan demikian, Yandri menegaskan tidak ada niat PAN menghambar pencalonan Anies di Pilkada Jakarta. PAN mempersilakan siapa saja untuk mencalonkan diri. Menurut Yandri makin banyak pilihan calon, justru makin bagus.
"Tapi kalau mau maju ya silakan, kami juga tidak akan menghambat, tak akan menghalangi. Semua anak bangsa yang punya kontribusi untuk DKI tidak ada masalah, semakin banyak pilihan ya mungkin jadi bagus bagi rakyat di DKJ," kata Yandri.
Siap Lawan Anies di Jakarta
PAN menegaskan bakal mengajukan Zita ke koalisi di luar poros Anies Baswedan. Pernyataan ini seolah menegaskan PAN siap berhadapan dengan Anies di Pilkada Jakarta.