Bikin Lawan Ketar-ketir, Budi-Kaesang Bisa Menang Jika Maju Pilkada Jakarta karena Berada di Lingkaran Kekuasaan

Jum'at, 31 Mei 2024 | 14:18 WIB
Bikin Lawan Ketar-ketir, Budi-Kaesang Bisa Menang Jika Maju Pilkada Jakarta karena Berada di Lingkaran Kekuasaan
Poster Budisatrio Djiwandono-Kaesang Pangarep yang bakal maju dalam Pilgub DKI Jakarta. (Instagram/@terang_media)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komaruddin, menilai Wakil Ketua Umum Gerindra Budi Diwandomo dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep memiliki peluang untuk menang jika keduanya maju dalam Pilkada Jakarta 2024. Sebab, pasangan ini berada di lingkaran kekuasaan.

Budi diketahui merupakan keponakan Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto. Sedangkan, Kaesang merupakan putra bungsu Presiden Jokowi.

"Nah, dalam konteks itu keduanya kuat, bisa punya peluang untuk unggul, untuk menang," ujar Ujang saat dikonfirmasi, Jumat (31/5/2024).

Dengan adanya dorongan dari kekuasaan, Ujang menilai pasangan Budi-Kaesang memiliki keunggulan sendiri jika ikut kontestasi politik.

"Saya melihat peluang unggulnya ada dan besar karena didorong oleh kekuasaan tadi," ucap Ujang.

Apalagi, Kaesang juga bisa terkena efek elektabilitas dari pendukung Jokowi yang notabene merupakan eks Gubernur DKI.

"Sedikit kalau kita baca, Kaesang ya belum mempunyai investasi politik, belum perna punya kontribusi politk di DKI. Ya tapi dalam konteks histori sejarah Jokowi pernah jadi gubernur DKI ya ada irisannya juga dalam konteks itu," pungkas Ujang.

Sebelumnya Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengunggah poster Budi Djiwandono dan Kaesang Pangarep bersandingan.

Diketahui, Budi merupakan Wakil Ketua Umum Gerindra dan Kaesang adalah Ketua Umum PSI. Poster itu diunggah di akun Instagram @sufmi_dasco pada Rabu 29 Mei 2024.

Baca Juga: Mulai Cari Figur, Siapa Cawagub Pilihan Demokrat di Pilkada Jakarta 2024?

Dalam poster terpasang gambar Budi dan Kaesang dengan latar belakang Monumen Nasional (Monas).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI