Suara.com - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengaku belum tahu ihwal namanya yang disebut oleh Tim Hukum Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN). Termasuk rencana kubu AMIN mengajukan sejumlah nama menteri menjadi saksi di Mahkamah Konstitusi.
"Aduh saya nggak tahu ya. Saya baru denger sama kalian ini," kata Bahlil Lahadalia di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/3/2024).
Kubu AMIN sebelumnya menyeret nama Bahlil lantaran mendampingi Gibran Rakabuming Raka dalam kegiatan kampanye di Papua pada 26 Januari. Menanggapi hal ini, Bahlil menanyakan balik di mana letak masalahnya.
"Emang nggak boleh aku dampingi Mas Gibran?" ujar Bahlil.
"Emang aku apa namanya dampingi Mas Gibran kenapa? Ada masalah di mana? Masalahnya apa?" tanya Bahlil.
Dia menegaskan bahwa posisinya sedang cuti saat mendampingi Gibran, sebagaimana dimaksud kubu AMIN.
"Lho saya kan waktu itu kan cuti," ucap Bahlil.
Baca Juga:
- Menteri Bahlil Dicibir Usai Ejek Sandiaga Uno Depan Jokowi Gegera PPP Gagal ke Senayan: Cari Muka Biar Raja Sayang!
- Jokowi Sampai Tertawa, Bahlil Ejek Sandiaga Gegara PPP Tak Lolos Senayan: Banyakin Doa Pak
Ia sendiri belum memastikan lebih lanjut apakah bersedia hadir menjadi saksi di MK atau tidak. Sebab, ia belum membaca dan mengetahui lebih lanjut terkait aspek hukum yang dinyatakan kubu AMIN.
"Aku nggak tahu itu urusan itu. Udah lah suruh mereka urus agar cepat selesai sidangnya lah ya, suaranya bagaimana," kata Bahlil.