Saat debat cawapres 21 Januari 2024 lalu, Cak Imin sempat beradu argumen dengan Gibran terkait program hilirisasi nikel yang digaungkan Gibran. Cak Imin ketika itu menyinggung permasalahan hilirisasi ugal-ugalan yang menimbulkan berbagai macam efek negatif.
![Cawapres nomor urut satu, Muhaimin Iskandar beradu gagasan dengan Cawapres nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka saat debat Capres-Cawapres keempat di JCC Senayan, Jakarta, Mnggu (21/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/01/21/56113-debat-capres-cawapres-debat-cawapres-kedua-muhaimin-iskandar-gibran-rakabuming-raka.jpg)
Sesuai debat, lewat media sosial Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan membela Gibran dengan menyebut Cak Imin telah melakukan pembohongan publik. Ia lantas mengajak cawapres nomor urut 1 tersebut untuk melihat kondisi sektor pertambangan secara langsung.
"Saya pengin sebenarnya mengundang Muhaimin itu berkunjung ke Weda Bay, ke Morowali untuk lihat sendiri. Seeing is believing gitu daripada Anda (Cak Imin) berbohong kepada publik," kata Luhut.
Menanggapi pembelaan Luhut, Cak Imin lantas menyindir adanya seorang pemuda yang berlindung di balik ketiak opa-opa.
"Kalau kamu yang debat sama saya, ya, kamu yang harus bantah. Jangan minta tolong orang lain untuk membantah pendapat saya. Jangan pernah ngaku pemuda kalau kamu bersembunyi di balik ketiak para opa-opa yang lain," sindir Cak Imin.