Suara.com - Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa mengaku tak menghiraukan elektabilitas pasangan Capres-Cawapres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang masih rendah menurut sejumlah lembaga survei. Ia masih tetap optimis jagoannya itu bakal tetap memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Menurutnya, tiap lembaga survei memiliki cara sendiri dalam menentukan metode pengambilan data untuk penentuan elektabilitas. Ia lebih memilih untuk melakukan upaya maksimal agar saat hari pencoblosan nanti Ganjar-Mahfud bisa memperoleh suara maksimal.
Sri Mulyani Siap Mundur, Menteri Ekonomi Jokowi yang Paling Punya Kredibilitas
Pesanan Bus Kampanye AMIN Dibatalkan Mendadak, Said Didu Duga Ada Tekanan
"Menurut kami, kita yang penting berusaha saja. Bahwasannya ada survei segala macam, itu kan semua juga dilakukan dengan caranya masing-masing," ujar Andika di kawasan Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Minggu (28/1/2024).
![Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa. [Suara.com/Fakhri]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/01/28/46423-wakil-ketua-tpn-ganjar-mahfud-andika-perkasa.jpg)
Ia pun meyakini nantinya akan ada momentum yang akan datang untuk menaikkan elektabilitas Ganjar-Mahfud. Asalkan, pihaknya terus berkampanye dan merebut hati rakyat.
"Tapi kita yakin kita punya momentum, artinya kan tidak stagnan terus. Hari demi hari saja mungkin saja ada perubahan," jelasnya.
Selain itu, kata Andika, momentum bisa saja datang tak hanya dari pihaknya sendiri. Apabila ada kubu lawan yang terpleset salah bicara bisa saja mengakibatkan gelombang dukungan datang ke Ganjar-Mahfud.
![Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo (kiri) dan Mahfud MD (kanan) menyampaikan gagasan antikorupsi saat acara PAKU Integritas di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (17/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/01/17/33872-paku-integritas-kpk-ganjar-pranowo-mahfud-md.jpg)
"Dan perubahan itu bisa terjadi mungkin bukan karena kita sendiri, tapi mungkin pihak lain yang melakukan sesuatu atau mengatakan sesuatu," kata Andika.
Baca Juga: Jusuf Kalla Puji Setinggi Langit Anies Baswedan: Dia Orang Hebat!