Suara.com - Hastag Nazar Pemilu menjadi trending topik di sosial media X (dahulu Twitter). Salah satu akun yang mencuit soal hastag tersebut yakni Ketua DPP Partai Keadlian Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera.
Juru bicara, Timnas AMIN, Bestari Barus mengatakan, hastag tersebut merupakan ekspresi dari masyarakat dalam memperjuangkan oarang yang dicintai dan diyakni bisa menjadi pemimpin bangsa.
“Saya kira itu adalah ekspresi daripada masyarakat di dalam dia bagaimana kemudian memperjuangkan orang yang dicintai, diyakininya untuk kemudian memenangkan Pemilu ini. Untuk membawa bangsa ini keadilan, makmur dan sejahtera,” kata Bestari di Jakarta, Minggu (7/1/2024).
Nazar dalam pemilu, lanjut Bestari Barus merupakan hal yang baik. Setiap orang memiliki perbedaan dalam pilihan, namun jika setiap individu memperjuangkan pilihannya itu merupkan hal yang wajar.
“Ditambah lagi dengan doa dan nazar. Saya kira itu hal yang baik,” katanya.
Hastag tersebut, diklaim Bestari Barus sebagai gerakan yang organik. Tidak ada satupun orang yang memerintahkan agar mencuitkan hastag tersebut di twitter atau sosial media lainnya.
“Itu ekspresi dari orang per orang yang melihat bahwa ke depan Indonesia harus dipimpin oleh orang yang kapasitasnya seperti Anies gitu loh, tidak ada lain daripada itu,” ujar dia.
Sebelumnya, sosial media X atau Twitter dibanjiri dengan hastag nazar Pemilu. Bahkan hastag tersebut sempat menjadi trending topik.
Tak hanya masyarakat, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera pun ikut menuliskan hastag tersebut, diawali dengan nazarnya.
“Bismillah. Musah-mudahan rakyat diberikan kelancaran dan kemenangan,"